Pengobatan Disfungsi Seksual

Pengobatan Disfungsi Seksual

Pengobatan Disfungsi Seksual . S.Lutena/Super Lutein herbal untuk menjaga kesehatan tubuh secara total dan juga untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. S.Lutena/Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki dan menyembuhan gangguan metabolisme tubuh dan gangguan disfungsi seksual dan sangat bagus untuk kesehatan tubuh secara total.

Disfungsi seksual adalah istilah yang dikenal sebagai gangguan seksual. Disfungsi seksual pada pria adalah semua gangguan yang bisa menyebabkan penurunan fungsi seksual pada pria. Gangguan fungsi seksual ini bisa terjadi pada satu atau lebih siklus respon seksual. Pada pria, menurut Master and Johnson, respon seksual lebih bersifat linier, yaitu exitasi, plateu, orgasme dan resolusi. Salah satu saja dari keempat respon seksual tersebut mengalami hambatan akan dapat menimbulkan disfungsi seksual pada pria. Walaupun masalah atau disfungsi seksual pada perempuan lebih sering terjadi, namun tidak sedikit pria yang mengalaminya dan kebanyakan tidak terungkap. Padahal sebagian besar disfungsi seksual pada pria sangat mudah disembuhkan apabila dilakukan konsultasi kepada ahlinya. Adanya mitor-mitos tentang keperkasaan pria menyebabkan para pria yang mengalami disfungsi seksual kemudian mengambil jalan pintas tanpa terlebih dahulu mengetahui apa penyebab masalahnya.

Penyebab disfungsi seksual pada pria

Hampir sama dengan perempuan, penyebab disfungsi seksual pada pria bisa disebabkan oleh gangguan fisiologis atau psikologis. Penyebab fisiologis misalnya dikarenakan adanya masalah kesehatan secara umum yang juga bisa menyebabkan gangguan fungsi seksual. Misalnya diabetes, gangguan jantung dan pembuluh darah, gangguan neurologis, ketidakseimbangan hormon, dan berbagai macam penyakit kronis lain misalnya gagal ginjal, penyakit hati, alkohlisme dan penyalahgunaan napza jangka panjang. Penyebab psikologis termasuk diantaranya adalah depresi, stress, kecemasan, kegalauan terhadap vitalitas seksual, permasalahan rumah tangga, masalah relasi, perasaan bersalah, dan juga karena masalah trauma seksual di masa lampau.

Baik pria maupun perempuan dapat mengalami disfungsi seksual. Gangguan ini juga bisa terjadi pada usia berapapun setelah akil baliq. Umumnya mereka yang sering terkena gangguan ini adalah pada usia-usia tua (geriatri), dan dihubungkan dengan menurunnya fungsi fisiologis tubuh dikarenakan pengarug penuaan. Pada pria berbeda dengan pada perempuan. Perempuan akan mengalami menopause, dimana terjadi penurunan fungsi reproduksi namun tidak terjadi penurunan fungsi seksual. Sedangkan pada pria dapat terjadi andropause, dimana terjadi penurunan fungsi seksual namun tidak terjadi penurunan fungsi reproduksi. Penurunan fungsi seksual yang paling sering terjadi pada pria adalah gangguan ejakulasi, disfungsi ereksi dan gangguan libido.

Gangguan ejakulasi

Ada beberapa jenis gangguan ejakulasi, yaitu :

  • Ejakulasi dini atau disebut dengan premature ejaculation. Gangguan ini dikenal secara umum untuk semua keluhan ejakulasi yang terjadi sebelum atau segera setelah penetrasi. Ini merupakan bentuk paling umum dari disfungsi seksual pada pria. Umumnya disebabkan karena faktor psikologis atau kurangnya pengalaman seksual seseorang.
  • Ejakulasi terhambat atau disebut retarded ejaculation. Ini merupakan kebalikan dari ejakulasi dini, dimana ejakulasi terjadi untuk waktu yang sangat lama atau tidak terjadi sama sekali. Ini bentuk yang kurang umum terjadi. Beberapa obat-obatan anti depresan dapat menyebabkan gangguan ini. Trauma pada tulang belakang juga menyebabkan berkurang atau hilangnya respon rangsangan pada daerah seksual pria sehingga menyebabkan ejakulasi yang terhambat.
  • Ejakulasi retrogade adalah kelainan ejakulasi dimana sperma yang seharusnya terpancar keluar melalui urethra namun malah berbalik menuju ke kandung kemih. Sehingga pada pria yang mengalami keluhan ini biasanya disertai dengan gangguan infertilitas. Gangguan ini sangat umum terjadi pada pria-pria dengan diabetes yang mengalami neuropati diabetik. Gangguan persarafan ini menyebabkan ketidakmampuan saraf-saraf pada kandung kemih untuk berespon terhadap siklus seksual. Selain diabetes, gangguan ini juga bisa disebabkan karena penggunaan obat-obatan anti depresan tertentu.

Pada sebagian besar kasus, ejakulasi dini atau ejakulasi terhambat umumnya disebabkan oleh faktor psikologis, misalnya pandangan tentang seks yang kaku, kurangnya daya tarik terhadap pasangan dan pasca traumatik. Sedangkan retrogade ejaculation umumnya disebabkan karena gangguan fisik.

Disfungsi Ereksi

Gangguan ini kemudian dikenal sebagai impotensi. Disfungsi ereksi didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk bisa atau mempertahankan ereksinya sehingga dengan ketidakmampuannya tersebut menjadi tidak dapat melakukan penetrasi secara terus menerus dalam jangka waktu minimal tiga bulan. Penyebab disfungsi ereksi berbagai macam, termasuk diantaranya menurunnya aliran darah ke pembuluh darah penis (misalnya atherosclerosis), gangguan persarafan, gangguan psikologis, stress, depresi, kecemasan, kegalauan seksual dan trauma pada penis. Berbagai macam penyakit kronis juga bisa menimbulkan gangguan ini, termasuk juga penggunaan atau penyalahgunaan napza jangka panjang. Disfungsi ereksi merupakan indikator kesehatan secara umum karena umumnya disfungsi ereksi berhubungan dengan endethelial dysfunction atau gangguan dinding kapiler pembuluh darah. Ada beberapa penelitian yang mengkaitkan hubungan antara mumculnya nyeri dada dan disfungsi ereksi. Seseorang dengan nyeri dada yang berhubungan dengan gangguan jantung umumnya akan berlanjut dengan disfungsi ereksi.

Gangguan Libido

Gangguan ini didefinisikan sebagai penurunnya hasrat atau keinginan untuk berhubungan seksual dan terlibat dalam setiap aktifitas seksual apapun. Gangguan ini bisa disebabkan oleh karena gangguan fisik dan psikis. Secara fisik, penurunan libido bisa disebabkan karena rendahnya hormon testosteron. Sedangkan penyebab psikis biasanya dikarenakan kecemasan dan depresi. Beberapa penyakit kronis juiga mampu menurunkan libido, misalnya diabetes dan tekanan darah tinggi. Hubungan pernikahan dan relasi pasangan yang buruk juga dapat meningkatkan risiko gangguan libido pada pria.

Untuk mendiagnosa disfungsi seksual pada pria, biasanya akan dilakukan anamnesa untuk mengetahui latar belakang, gejala dan kemudian akan dilakukan pemeriksaan fisik. Sangat penting untuk mencari penyebab utamanya, misalnya apakah ada penyakit kronis atau kondisi depresi dan kecemasan yang dapat menyebabkan disfungsi seksual tersebut. Seperti sebuah lingkaran, biasanya penyebabnya tidaklah tunggal. Penyebab fisik akan dapat menyebabkan gangguan psikologis, demikian pula sebaliknya. Bergantung kepada gangguan fisiknya, mungkin perlu dirujuk kepada urolog atau ahli penyakit dalam. Jika ditemukan gangguan yang sifatnya psikologis mungkin perlu dilakukan konseling dan terapi pasangan.

Disfungsi seksual dapat disembuhkan

Prinsip dari penanganan disfungsi seksual adalah mencari penyebabnya. Kemudian melakukan modifikasi gaya hidup, misalnya bagi yang merokok sebaiknya mengurangi rokok atau bagai yang tidak pernah berolahraga mulai melakukan aktifitas olahraga rutin. Setelah diketahui penyebabnya, mungkin perlu dilakukan bantuan medikasi misalnya dengan PDE-5 inhibitor (sildenafil, tadalafil atau vardenafil). Jika gangguan terkait dengan ereksi, langkah terakhir yang bisa dilakukan seandainya semua usaha diatas tidak memberikan hasil adalah dengan tindakan intervensi fisik, misalnya dengan vakum, injeksi intravena, medicated uretheral system for erection (MUS), penanaman prosthesis dan operasi revaskularisasi penis.

Tindakan penyembuhan yang paling penting lagi adalah edukasi. Sebagian besar pasien dengan disfungsi seksual mengalami keluhan berulang dan merasa tidak sembuh-sembuh dikarenakan kurangnya edukasi oleh tenaga kesehatan. Adanya faktor bahwa obat-obatan ini mudah didapat juga meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan disfungsi seksual.

Konseling dengan pasangan juga merupakan salah satu kunci penyembuhan disfungsi seksual, karena terapis yang paling utama adalah pasangan seks nya.

Mencegah disfungsi seksual

Pencegahan disfungsi seksual sanbat berhubungan dengan pencegahan penyebabnya. Penyebab psikologis sangat sulit untuk dihindari, namun dengan manajemen stres yang baik dapat mengurangi risiko disfungsi seksual. Untuk berbagai penyebab fisik umumnya lebih mudah dilakukan tindakan pencegahan. Prinsipnya adalah mengikuti Tria Pencegahan, yaitu :

  • Hindari rokok dan alkohol
  • Tingkatkan kualitas makanan (turunkan lemak dan naikkan serat)
  • Perbanyak aktifitas olahraga

Hal utama yang perlu diperhatikan untuk mencegah dan mengobati disfungsi seksual  adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami, S.Lutena/Super Lutein merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk mencegah dan mengobati gangguan disfungsi seksual tetapi juga gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena/Super Lutein adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Berikut Pengalaman Untuk Pengobatan & Penyembuhan Gangguan Disfungsi Seksual


=================================================

Berikut adalah kesaksian Bpk. Biton dari Jakarta

Pak Biton (70 tahun lebih) menderita Diabetes, gula darah pernah mencapai 700, namun sembuh setelah mengkonsumsi S LUTENA (SUPER LUTEIN).

Sebelum konsumsi S LUTENA, Pak Biton pernah 2 kali menabrak orang krn penglihatannya buram / tidak jelas.

Setelah konsumsi S LUTENA, selain penyakit Diabetes-nya sembuh, Pak Biton juga merasakan pemulihan pada penglihatan beliau yang buram dan masalah disfungsi seksual akibat pengaruh Diabetes juga telah teratasi.

 

Nutrisi Herbal Untuk Pengobatan Disfungsi Seksual

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Pengobatan Disfungsi Seksual adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk   Pengobatan Disfungsi Seksual   saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Pengobatan Disfungsi Seksual

S.Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal. Pengobatan Disfungsi Seksual

Post Update :
Date : Tuesday, December 11, 2018 - Selasa, 11 Desember 2018