Super Lutein (S.Lutena) Untuk Mata Minus (Myopia)

Super Lutein (S.Lutena) Untuk Mata Minus (Myopia)

Istilah myopia sendiri sebenarnya baru dikenal pada sekitar abad ke 2, yang mana terbentuk dari dua kata, meyn yang berarti menutup, dan ops yang berarti mata. Ini memang menyiratkan salah satu ciri – ciri penderita miopia yang suka menyipitkan matanya ketika melihat sesuatu yang baginya nampak kurang jelas, karena dengan cara ini akan terbentuk debth of focus di dalam bola mata sehingga titik fokus yang tadinya berada di depan retina, akan bergeser ke belakang mendekati retina.

Sebenarnya, miopia juga dapat dikatakan merupakan keadaan di mana panjang fokus media refrakta lebih pendek dari sumbu orbita (mudahnya, panjang aksial bola mata jika diukur dari kornea hingga makula leutea di retina). Berdasarkan pengertian ini, maka dikenal dua jenis miopia, yaitu:

  • Miopia aksial, adalah miopia yang disebabkan oleh sumbu orbita yang lebih panjang dibandingkan panjang fokus media refrakta. Dalam hal ini, panjang fokus media refrakta adalah normal (± 22,6 mm) sedangkan panjang sumbu orbita > 22,6 mm.
  • Miopia refraktif, adalah miopia yang disebabkan oleh panjang fokus media refrakta yang lebih besar dibandingkan panjang sumbu orbita normal (± 22,6 mm).

Klasifikasi miopia yang umum diketahui adalah berdasarkan ukuran dioptri lensa yang dibutuhkan untuk mengkoreksinya.

  • Miopia ringan, lensa koreksinya 0,25 s/d 3,00 Dioptri.
  •  Miopia sedang, lensa koreksinya 3,25 s/d 6,00 Dioptri.
  •  Miopia tinggi, lensa koreksinya > 6,00 Dioptri. Penderita miopia kategori ini rawan terhadap bahaya pengelupasan retina dan glaukoma sudut terbuka.

Sedangkan klasifikasi secara klinis adalah sebagaimana berikut:

  • Simple Myopia, adalah miopia yang disebabkan oleh dimensi bolamata yang terlalu panjang, atau indeks bias kornea maupun lensa kristalin yang terlalu tinggi.
  • Nocturnal Myopia, adalah miopia yang hanya terjadi pada saat kondisi sekeliling kurang cahaya. Sebenarnya, fokus titik jauh mata seseorang bervariasi terhadap level pencahayaan yang ada. Miopia ini dipercaya penyebabnya adalah pupil yang membuka terlalu lebar untuk memasukkan lebih banyak cahaya, sehingga menimbulkan aberasi dan menambah kondisi miopia.
  • Degenerative Myopia, disebut juga malignant, pathological, atau progressive myopia. Biasanya merupakan miopia derajat tinggi dan tajam penglihatannya juga di bawah normal meskipun telah mendapat koreksi. Miopia jenis ini bertambah buruk dari waktu ke waktu.
  • Pseudomyopia, diakibatkan oleh rangsangan yang berlebihan terhadap mekanisme akomodasi sehingga terjadi kekejangan pada otot – otot siliar yang memegang lensa kristalin. Di Indonesia, disebut dengan miopia palsu, karena memang sifat miopia ini hanya sementara sampai kekejangan akomodasinya dapat direlaksasikan. Untuk kasus ini, tidak boleh buru – buru memberikan lensa koreksi.
  • Induced Myopia, merupakan miopia yang diakibatkan oleh pemakaian obat – obatan, naik turunnya kadar gula darah, terjadinya sklerosis pada nukleus lensa, dan sebagainya.

 

Lutein tergolong karetenoid, bersama dengan zeaxanthin termasuk kelas xantophil. Dari penelitian yang dilakukan oleh Landrum, keduanya diketahui, merupakan satu-satunya karetenoid yang terdapat di dalam jaringan tubuh manusia, yakni di mata. Konsentrasi lutein dan zeaxanthin terbanyak terdapat di makula. Sedangkan Yeum dkk menemukan bahwa keduanya juga terdapat di dalam lensa, meski dalam jumlah yang lebih sedikit. Kemudian, Krinsky menyimpulkan bahwa lutein dan zeaxanthin berperan penting pada kesehatan mata, yakni sebagai antioksidan dan pelindung dari energi sinar biru.

Serangkaian penelitian telah dilakukan untuk membuktikan simpulan itu, diantaranya penelitian terhadap primata yang memiliki makula mirip manusia. Setelah diberi paparan laser sinar biru (476 nm), retina primata yang kurang mendapat lutein dan zeaxanthin mengalami kerusakan lebih berat. Kemudian, mereka diberi suplemen lutein dan zeaxanthin selama 22-28 minggu yang memberikan hasil ternyata kerusakan yang timbul lebih kecil dibandingkan sebelum mendapat suplemen. 2 Lutein tidak hanya baik untuk bayi dan anak-anak, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang dewasa dengan penyakit mata.

Sumber Lutein

Tubuh kita tidak dapat membentuk lutein sehingga lutein diperoleh dari sayuran, buah-buahan, suplemen, dan ASI. Lutein terutama banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau tua misalnya bayam dan hanya sedikit pada wortel. Sayangnya, sayuran bukanlah makanan favorit bagi sebagian besar bayi dan anak-anak.

Di Amerika Serikat, hanya 10% anak berusia 4 bulan sampai 2 tahun yang makan sayuran hijau minimal sekali sehari. Di Inggris, sebanyak 40% anak usia 2 hingga 6 tahun yang mengonsumsi sayuran kurang dari sekali sehari, sementara lebih dari 30% dari mereka yang makan buah tidak setiap hari. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memerkirakan kombinasi konsumsi buah dan sayuran anak-anak usia dibawah 5 tahun di Eropa berkisar 133gr/hari hingga 263gr/hari. Angka ini jauh dari rekomendasi WHO untuk konsumsi buah dan sayuran untuk anak-anak yakni sekitar 400 gr atau 5 kali setiap hari.

Lutein tentu saja terdapat dalam ASI. Namun, sebuah penelitian yang melibatkan 471 wanita di sembilan kota di seluruh dunia, menunjukkan beragamnya jumlah kandungan lutein dan zeaxanthin dalam ASI dan sangat tergantung dari konsumsi buah-buahan dan sayuran selama kehamilan. Bayi yang tidak mendapat ASI dan mengonsumsi susu formula ternyata tidak mendapatkan sumber lutein yang baik karena susu formula tidak mengandung lutein.

Suplementasi lutein, dapat menjadi salah satu jalan keluar. Penambahan lutein ke dalam makanan ataupun susu formula akan membantu pemenuhan kebutuhan akan lutein. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa lutein dalam bentuk kristal murni, aman digunakan sebagai suplemen makanan.

Seiring bertambahnya usia, fungsi penglihatan akan semakin berkurang. Kondisi ini dikenal sebagai degenerasi makula. Dalam kasus yang parah, kondisi ini dapat menyebabkan kebutaan. Salah satu cara untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan mengkonsumsi cukup lutein.

 

Berikut adalah 3 manfaat lutein untuk kesehatan mata dan fungsi penglihatan:

  • Lutein Melindungi Fungsi Penglihatan

Makanan atau multivitamin yang mengandung lutein akan memberikan tubuh karotenoid alami. Karotenoid merupakan bahan aktif  seperti yang ditemukan dalam wortel yang dapat bertindak sebagai perisai mata untuk melindungi kerusakan. Lutein membantu melindungi kerusakan retina seiring bertambahnya usia untuk menjaga fungsi penglihatan berada dalam tingkat optimal.

  • Mencegah Katarak

Katarak adalah kondisi yang dialami terutama oleh orang yang telah berusia lanjut. Katarak menyebabkan penglihatan menjadi kabur karena terjadinya pembentukan lapisan keruh pada mata. Lutein dalam dosis mencukupi dapat mencegah kondisi ini terjadi. Setelah satu atau dua minggu mengkonsumsi suplemen lutein, perbaikan pada fungsi penglihatan seharusnya sudah mulai terasa.

  • Memperkuat Retina

Fungsi retina akan semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia atau ketika kekuarangan nutrisi. Pastikan untuk melindungi mata dari sinar matahari langsung. Selain itu, makanan atau suplemen multivitamin yang mengandung lutein akan melindungi retina sehingga dapat mempertahankan kesehatan mata

 

S.Lutena: Lutein Nutrisi Pelindung Mata

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

S.Lutena: Lutein Nutrisi Pelindung Mata

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam  Mata Minus (Myopia) dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S.Lutena (Super Lutein)  juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

S.Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

Lutein

Lutein adalah nutrisi penting bagi manusia tetapi tidak dapat mensintesis dalam tubuh manusia. Terlepas dari hasil yang baik untuk mata manusia, Super Lutein juga menunjukkan hasil yang sangat baik untuk, uterus kulit, hati, darah, kepala ginjal, dan perut.

Kandungan lutein dalam bayam (per 100g takaran saji) 10.20mg
Lutein adalah jenis karoten yang disimpan dalam mata Anda. Kubis, yang sering digunakan untuk “jus hijau”, bayam, brokoli, dan sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan hijau banyak terdapat dalam lutein.Pigmentasi warna kuning dan hijau pada berbagai jenis makanan, berfungsi:

  • Bersama dengan zeaxantin merupakan penyusun setengah karotenoid dalam retina mata
  • Menyerap sinar biru yang membahayakan tubuh
  • Melindungi mata dari degenerasi dan katarak
  • Dapat berperan dalam melawan kanker kolon, sumber lutein: Bayam, parslei, kuning telur, alpukat, brokoli, paprika, kol, selada air, jagung.

KEUNGGULAN S.LUTENA:

  • S.Lutena aman terbebas dari pengaruh udara. Sehingga, tidak teroksidasi yang mengakibatkan fungsi anti oksidannya berkurang.
  • S.Lutena merupakan produk hasil kerja sama beberapa perusahaan farmasi ternama : – KEMIN IDUSTRY, Inc., membuat bahan baku “FloraGLO Lutein”, proses dipantenkan. – RIKEN VITAMIN Co., Ltd, membuat bahan baku ‘crocetin’. Perusahaan spesialis research & ektraksi pigmen warna dari bahan baku alami. – ALIMEN INDUSTRY Co., Ltd. – Zeria Pharmaceutical Co., Ltd.
  • Diproduksi dengan standar ISO9001 dan GMP
  • Mendapat sertifikat HALAL dari JMA (Japanese Muslim Assotiation)
  • Setiap dua tahun, sejak 1999, S.Lutena melakukan ‘self eliminate’ & upgread kualitas
  • FloraGLO Lutein dipantenkan di banyak negara: AS, Jepang, Australia, Uni Eropa (Finlandia, Jerman, Yunani, Perancis, Denmark, Inggris, Belanda, Swedia, Lexumbourg, Portugal, Itali, Belgia, Irlandia)
  • FloraGLO memperoleh sertifikat GRAS (Generally Recognized As Safe) yang berarti “Worldwide Recognition”
  • Berkat S.Lutena, Naturally Plus menjadi anggota NNFA JAPAN (National Nutritional Foods Assotiation of JAPAN
  • Direkomendasikan oleh JAPANESE ASOTIATION OF ADULT DISEASE
  • Mendapat penghargaan “Gold Metal for First Consumption Brand 2004” di Taiwan
  • Mendapat penghargaan “No. 1 Brand Consumption Assotiation, 2006” di Taiwan
  • Mendapat penghargaan, “10 Best Health Supplement” pada Asia Pasific The Most Competitive Edge, 2006
  • No. 1 Anti Cancer-Food in Japan
 
 
 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi : refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ekstrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax, ekstrak, vitamin E, ekstrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, dan B12.

 

Testimoni (Kisah Nyata) Super Lutein (S.Lutena) Untuk Myopia (Mata Minus/Rabun Jauh)

:: Seorang anak perempuan berusia 8 dari keluarga Yu di Linkou Township, Taipei County: “Dua hari minum SUPER LUTEIN, penglihatan tidak kabur lagi, bisa membaca tulisan dalam buku dengan jelas.” Mulai konsumsi SUPER LUTEIN pada April 2004. Dua hari kemudian, masalah pseudomiopia (rabun dekat)-nya berkurang dan memberitahu ibunya bahwa, “penglihatannya tidak kabur lagi, bisa membaca tulisan dalam buku dengan jelas.”

Anak perempuan ini juga mengalami masalah alergi bawaan dari sejak lahir, fungsi saluran pernafasan yg tidak baik dan Atopia Dermatitis (Eksim kulit yg parah). Setelah mengkonsumsi 4 kapsul SUPER LUTEIN setiap hari dan kini kondisi kulit bertambah baik, saluran pernafasan menjadi lega, konsentrasi belajar bertambah baik, sehingga mendapatkan nilai A dalam tiga mata pelajaran dalam ujian akhir semester, daya tahan tubuh juga meningkat, sudah tiga bulan terakhir tidak lagi terinfeksi oleh virus flu.

 :: Bapak Fan, berusia 60 dari Taipei City: “Kotoran yang menempel di dinding usus keluar (detoksifikasi)” Setelah pensiun dari karir kabar televisi, mulai konsumsi SUPER LUTEIN atas rekomendasi seorang teman. Kotoran lama yang terkumpul dalam usus disingkirkan. Dulu karena tuntutan pekerjaan, saya harus menonton televisi dalam jangka waktu yg panjang. Kini setelah minum satu setengah botol SUPER LUTEIN, mata saya merasa lebih nyaman. Masalah sering kencing pada waktu malam juga sdh banyak berkurang. Selanjutnya, masalah yg sama pada istri saya juga sdh jauh berkurang.”

 :: Tuan Chou, berusia 78 dari Taipei City: “Setelah tiga hari minum SUPER LUTEIN, sangat sulit dipercaya bahwa saya telah dapat melihat sinar dengan mata kanan saya. Ketika saya masuk tentara di Wuciou Township 40 tahun sebelumnya, mata kanan saya menjadi buta karena terkena ledakan terowongan. Kebutaan itu tidak dapat dipulihkan walaupun sudah menjalani dua kali operasi di Tri-Service General Hospital. Oleh krn itu, saya pensiun karena cacat sebagian tubuh.

Pada Mei tahun ini, teman saya telah memberikan SUPER LUTEIN kpd saya dan saya mengkonsumsi 5 kapsul sehari. Setelah tiga hari, sangat sulit dipercaya bahwa saya mulai dapat melihat sinar dengan mata kanan. Saya meneruskan konsumsi SUPER LUTEIN dan kini sdh dapat melihat dengan normal. Dulu, kaki kanan saya sulit digerakkan karena tertabrak motor. Sekarang saya bisa berjalan dengan lebih senang.”

 :: Ibu Meng, berusia 78 dari Tucheng City, Taipei County: “Pelancar BAB yang harus diminum setiap hari karena sembelit, kini tidak perlu dikonsumsi lagi. Setelah mengkonsumsi setengah botol SUPER LUTEIN, kondisi mata yang sering mengeluarkan air mata setelah operasi katarak kini telah bertambah baik. Separuh tablet pil penyakit hati & dua tablet pil untuk menurunkan tekanan darah tinggi yang dikonsumsi sejak dulu juga telah diberhentikan. Kini semakin bersemangat, sungguh luar biasa!”

:: Bapak Hu, berusia 46 dari Zhongli City, Taoyuan County: “Setelah menghabiskan satu botol, saya tidak perlu kacamata rabun lagi. Saya mulai minum SUPER LUTEIN pada April 2004 dgn dosis 6 kapsul sehari. Setelah menghabiskan satu botol, saya tidak perlu memakai kacamata rabun saya lagi.”

:: Nyonya Yu berusia 77 dari Longtan Township, Taoyuan County: “Setelah mengkonsumsi 30 kapsul SUPER LUTEIN, saya bisa mengangkat bahu saya dgn nyaman.” Untuk masalah katarak saya, setelah mengambil 6 kapsul per hari pertama, saya dapat melihat dengan jelas. Sedangkan untuk masalah bahu kaku yang sudah saya derita selama bertahun-tahun, setelah minum 30 kapsul, saya bisa mengangkat bahu saya dengan senangnya. Ini sangat sulit dibayangkan! Yang lebih mengherankan adalah dulu saya merasa lelah menaiki tangga, tetapi kini saya dapat naik tangga dengan senang, tanpa menggunakan dudukan di tangga seperti waktu muda.”

 

:: Tuan Chang, berusia 40 dari Xinzhuang City, Taipei County: “Setelah sekitar satu minggu, masalah rabun tua saya sudah berkurang dan merasa pusing ketika memakai kaca mata rabun tua. Saya mengalami masalah rabun tua, gout (asam urat), sakit kepala dan detak jantung yang tidak teratur (ada catatan medis). Saya mengkonsumsi 9 kapsul sehari SUPER LUTEIN mulai Maret tahun ini. Setelah sekitar satu minggu, masalah rabun tua saya sudah berkurang dan merasa pusing ketika memakai kaca mata rabun tua. Gout (asam urat) tidak berulang lagi. Obatan detak jantung tidak teratur yang sdh saya konsumsi utk jangka waktu yg cukup panjang, juga tidak diminum lagi. Pada 18 Juli malam, saya minum bir untuk mencoba apakah masalah asam urat saya bisa muncul kembali. Ternyata masalah tsb tidak terjadi. Luar biasa!! Sangat sulit dibayangkan!”

:: Anak lelaki berusia 5 dari keluarga Hsu, di Taichong City: Ambliopia (Mata Malas / Lazy Eye) 0.2 dan silinder 300. Mulai konsumsi SUPER LUTEIN mulai April tahun ini. Setelah 2 bulan, hasil test penglihatan menunjukkan penglihatannya telah pulih ke 0.8.

:: Bapak Tseng berusia 92 dari Kinmen County: “Katarak dan floaters istri saya sudah sembuh. Saya telah mengkonsumsi 9 kapsul SUPER LUTEIN setiap hari mulai Maret 2004. Tingkat tekanan darah tinggi 280 sudah pulih ke normal, tidak ada masalah sembelit lagi, penglihatan yang dipengaruhi oleh katarak & rabun tua telah pulih. Masalah kaki kebas yang tidak dapat membuat apa-apa pun, sekarang saya sdh bisa berjalan tanpa tongkat.”

 

Post Update :
Date : Wednesday, December 12, 2018 - Rabu, 12 Desember 2018