Diabetes merupakan penyakit yang ditandai adanya kenaikan kadar glukosa darah. Penyebab utamanya adalah faktor keturunan dan lingkungan secara bersama-sama. Kendati belum ada obat yang mampu menyembuhkan diabetes tapi kadar glukosa darah dapat dikendalikan agar selalu dalam keadaan normal atau setidaknya mendekati normal. Diabetes ini dapat menimbulkan komplikasi jika kadar glukosa darah pada penderita tetap tinggi misalnya komplikasi pada pembuluh darah otak mengakibatkan stroke dan pada pembuluh darah mata dapat mengakibatkan kebutaan. Kalau sudah terjadi komplikasi maka sulit sekali disembuhkan, kerusakan yang terjadi umumnya menetap. Faktor lingkungan yang mempengaruhi terjadinya diabetes adalah kegiatan jasmani yang kurang, kegemukan, salah gizi, dan hormone. Tapi faktor lingkungan masih bisa diperbaiki. Sedangkan faktor keturunan tidak dapat berubah. Bila kedua orang tuanya mengindap diabetes mellitus akan lebih besar kemungkinannya mengindap diabetes mellitus dibandingkan yang normal. Orang yang rentan mengidap diabetes mellitus yaitu orang yang punya potensi terganggunya toleransi glukosa, termasuk didalamnya ibu dengan riwayat melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg, ibu yang pernah mengidap diabetes mellitus saat melahirkan, anak yang kedua orang tuanya mengidap diabetes mellitus dan saudara kembar pasien diabetes mellitus.Untuk menghindari terjadinya komplikasi akibat diabetes mellitus sejumlah organ tubuh yang penting perlu pemeriksaan secara rutin. Antara lain, memeriksakan mata/fundus setiap 6-12 bulan, paru-paru (foto dada) setiap 1-2 tahun atau saat muncul keluhan batuk atau keluhan nyeri dada, ginjal (mendeteksi protein dalam urine dan perawatan kaki untuk mencegah timbulnya kaki diabetic dan kecacatan dikemudian hari. Bagaimana bila anda sudah mengidap Diabetes Melitus? Mempertahankan pola makan sehari-hari yang sehat dan seimbang itu cukup efektif untuk mempertahankan agar gula darah bisa tetap stabil. Adapun gaya hidup yang bisa mencegah diabetes adalah : 1. Mempertahankan pola makan sehari-hari yang sehat dan seimbang dengan meningkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan. 2. Membatasi makanan dengan kadar lemak yang tinggi dan karbohidrat sederhana. 3. Mempertahankan berat badan normal/idaman sesuai dengan umur dan tinggi badan. 4. Melakukan kegiatan jasmani yang cukup sesuai dengan umur dan kondisi fisik. Untuk mengetahui tanda-tanda orang yang mengidap diabetes mellitus dapat diketahui yaitu : 1. Banyak buang air kecil terutama di malam hari 2. Merasa haus atau banyak minum padahal cuaca tidak panas 3. Sering lapar atau banyak makan berat badan turun dan tubuh terasa lemas. 4. Mengeluh gatal pada kulitnya 5. Kesemutan pada jari-jari kaki dan tangan 6. Pengelihatan mata kabur 7. Potensi mulai berkurang 8. Luka yang tidak kunjung sembuh

Post Update :
Date : Friday, November 27, 2020 - Jumat, 27 November 2020