Sep
29
2009
Setiap orang memiliki masalah. Malam di ranjang pun berubah. Untuk kebanyakan orang, mungkin termasuk Anda, malam sebelum tidur berarti mengajak pasangannya mendiskusikan berbagai persoalan, bukan lagi seks.
Menurut survey, setiap responden rata-rata menghabiskan waktu 19 menit untuk mengobrol sebelum memadamkan lampu. Seperempat dari total responden bahkan menghabiskan lebih lama lagi, satu jam semalam, sebelum tertidur tanpa sempat melakukan yang lainnya.
Anda tahu, padahal 19 menit pertama di ranjang cukup untuk “foreplay” dan sejam seharusnya cukup untuk mandi keringat. Kalau begitu bisa jadi ranjang akan sedingin es.
Soal itu tak penting lagi. Tujuh puluh persen dari 1.006 orang dewasa dalam survey yang digelar Horlicks untuk laporan “Science of Sleep” itu mengatakan, perubahan makna “foreplay” menjadi mengobrol “foresleep” lebih menyenangkan. Mereka mengaku ranjang merupakan tempat yang paling sempurna untuk
[ Read More ]
May
28
2009
Ada apa dengan sang suami jika keinginannya berhubungan seks tidak sebesar Anda? “Saya sangat lelah, jangan malam ini ya sayang.” Apakah alasan tersebut terdengar familiar? Jika datang dari Anda memang bias dibilang wajar, tapi jangan terkejut jika suami Anda yang mengatakan alasan tersebut. Bayangkan suami Anda yang notebene adalah seorang laki-laki normal, mencuri “alasan” kaum perempuan untuk tidak berhubungan intim dengan Anda.Tak perlu bingung, laki-laki toh manusia juga Seperti perempuan, laki-lakipun mempunyai waktu dimana focus utamanya bukan hanya hubungan seksual bersama pasangan. Namun jika laki-laki sudah terbiasa berada dalam kondisi dimana ia mendengar alas an tersebut, tidak demikian dengan perempuan. Alasan penolakan dari laki-laki sangat berbeda dengan alas an penolakan dari Anda dan sebagian perempuan lainnya..Pertama, perbedaan tersebut dilihat dari fakta lamanya hubungan Anda dengan pasangan. Gairah
[ Read More ]
May
27
2009
Kalau kita lihat tayangan di salah satu televise swasta “Pria-Pria Takut Istri”, tampaknya tidak hanya ada di tayangan televise saja, dalam kehidupan sehari-haripun banyak kenyataannya bahwa sebagaian pria takut pada istrinya sendiri.Dalam siklus keluarga, hubungan keluarga dalam diri setiap manusia pada dasarnya terdapat keinginan untuk mendominasi yang lainnya, tetapi tidak semua orang bisa menguasai terhadap orang lainnya. Semua tergantung pada pribadi yang lebih kuat dialah yang akan menang. Dalam perkembangan waktu ke waktu dominasi wanita jaman dulu sangatlah jarang, biasanya pria yang lebih memegang kendali, tetapi sekarang banyak kita lihat bahwa sebagian wanita lebih mendomanasi dan menekan pasangannya. Faktor lain yang menyebabkan wanita mendomonasi pasangannya yaitu faktor keluarga, apabila dalam suatu keluarga seorang ibu lebih mendominasi dalam keluarga secara tidak langsung akan ditiru sang anak yang akan meneladani sang ibu
[ Read More ]