Diabetes & Kanker Pankreas

 

Diabetes merupakan gangguan penyakit yang disebabkan karena ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin dalam jumlah normal

Pankreas adalah organ kecil yang terdapat dalam perut dan di bawah tulang iga. Pankreas memiliki dua fungsi: memproduksi bahan kimia pencernaan untuk membantu mencerna makanan, dan menghasilkan hormon untuk mengatur kadar gula darah.

Kanker pankreas adalah berkembangnya jaringan abnormal pada pankreas. Kanker pankreas biasanya menyebar dengan cepat dan jarang terdeteksi pada tahap awal. Tanda dan gejala kanker pankreas mungkin tidak muncul sampai kanker ini parah.

Sebuah penelitian difokuskan pada dua subkelas obat baru dari kelas obat yang mengobati diabetes tipe 2, yang dikenal sebagai incretin mimetics. Dua subkelas tersebut adalah glucagon-like peptide – 1 (GLP – 1) agonist (misalnya exenatide), dan dipeptidyl peptidase – 4 inihibitors (DPP – 4) (misalnya sitagliptin).

 

Sponsor By ANNISA COLLECTION

Obat ini biasanya digunakan saat pengobatan pertama diabetes tidak bekerja dengan baik.

Kedua obat tersebut berpengaruh pada pankreas. Inilah yang menjadi penyebab awal kekhawatiran akan efek samping obat ini pada pankreas.

Bukti penelitian menunjukkan, mungkin penggunaan obat-obatan berisiko meningkatkan peradangan pankreas, termasuk risiko kanker pada jaringan pankreas, dan memperparah kanker pankreas yang sudah ada. Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mengonfirmasi dugaan ini.

Kesimpulan baru tentang risiko keamanan yang terkait dengan obat ini belum tercapai, sehingga belum ditentukan apakah obat ini dapat menyebabkan atau memberikan kontribusi dalam terjadinya kanker pankreas.

Untuk sekarang, jika Anda telah diberikan resep obat ini dari dokter dan memiliki beberapa kekhawatiran, Anda harus mendiskusikannya dengan dokter Anda.

Jangan berhenti mengkonsumsi obat diabetes kecuali Anda diarahkan untuk melakukannya dengan persetujuan dokter Anda. Jika Anda berhenti minum obat ini tanpa nasihat medis, Anda memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena komplikasi yang berkaitan dengan diabetes seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan ginjal dan bahkan kebutaan, daripada risiko untuk bertambah parahnya kanker pankreas. (SUMBER : hellosehat.com)

Post Update :
Date : Saturday, October 21, 2017 - Sabtu, 21 Oktober 2017