Articles Comments

Back To Nature » Laminine » Waspadailah Jika Anda Sering Mengalami Kesemutan!

Waspadailah Jika Anda Sering Mengalami Kesemutan!

Waspadailah Jika Anda Sering Mengalami Kesemutan!

Waspadailah Jika Anda Sering Mengalami Kesemutan!

Kebanyakan orang pernah mengalami kesemutan kala duduk bersila terlalu lama atau tertidur dengan tangan tertindih kepala. Jangan sepelekan gejala yang satu ini karena kesemutan dapat menjadi indikasi dari banyak penyakit, seperti diabetes melitus, hipertensi, saraf terjepit, gangguan aliran darah pada pembuluh darah tepi, maupun gangguan darah.

 

Seperti diungkapkan Dr Tiara Anindhita, SpS, dari Departemen Neurologi FKUI/RSCM, kesemutan atau dalam istilah medis disebut parestesia merupakan sensasi spontan yang abnormal pada daerah persarafan tertentu.

Secara normal, manusia bisa merasakan sensasi tertentu setelah ada rangsangan atau stimulus yang sesuai. Contohnya, merasa, meraba, menyentuh, menekan, nyeri, dan sebagainya. Sensasi tersebut baru muncul bila ada stimulus. Dan sensasinya, tentu saja, harus sesuai dengan stimulusnya. Jadi kalau kita diraba, kita akan merasakan sensasi diraba.

Sementara pada parestesia, sensasinya muncul spontan tanpa ada stimulus. Bisa berupa rasa panas seperti terbakar, tidak enak, kesemutan, seperti ditusuk-tusuk.

Parestesia atau kesemutan adalah terminologi untuk suatu gejala dan bukan diagnosis penyakit. Itu sebabnya gejala parestesia bisa dijumpai pada berbagai penyakit yang mengenai saraf, terutama saraf di bagian perifer.

Berbagai penyebab
Sebagai gambaran, sistem saraf manusia terbagi atas saraf sentral (otak dan sumsum tulang) dan perifer, yaitu serabut saraf yang keluar dari sentral menuju organ-organ yang perlu dipersarafi, seperti kulit, otot, organ dalam perut, dan jantung. Jadi mirip komputer yang memiliki unit pemrosesan sentral (CPU) dan tersambung dengan kabel konektor.

Adanya kelainan pada saraf perifer disebut neuropati. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Selain diabetes, juga bisa akibat penyakit autoimun, tiroid, vaskular, dan sebagainya. Gejala parestesia juga bisa disebabkan oleh kelainan saraf yang lebih berat, seperti tumor di daerah sumsum tulang atau gejala sisa pasca-stroke.

Gejala antara parestesia dan neuropati sangat berbeda. Pada neuropati, kesemutan yang muncul sangat khas. Biasanya di telapak kaki kemudian telapak tangan serta simetris kanan dan kiri.

“Sering disebut daerah stocking gloves, seperti layaknya memakai sarung tangan dan kaus kaki,” ujar spesialis saraf lulusan FKUI ini.

Pada kelainan di sumsum tulang atau otak, daerah yang mengalami kesemutan sangat bervariasi, tergantung lokasi saraf yang terkena. Pada kasus neuropati yang lebih berat, kesemutan bisa diikuti rasa nyeri atau gangguan gerak pada tangan dan kaki.

Karena penekanan
Selain menjadi gejala penyakit, kesemutan juga bisa muncul secara fisiologis. Posisi tubuh tertentu yang tidak berubah dalam waktu cukup lama, seperti duduk bersila, bisa timbul rasa kesemutan.

Hal ini, disebutkan Dr Dita, karena terhambatnya aliran darah ke daerah saraf tertentu akibat penekanan yang terus-menerus dalam waktu lama. “Sehingga saraf mengalami ‘kekurangan makanan’ sesaat, yang ditandai rasa kesemutan itu,” katanya.

Untuk menghindarinya, kita mesti rajin mengubah posisi dan melakukan gerakan ringan secara periodik agar aliran darah tetap lancar. Satu hal lagi, di negara-negara Barat, kesemutan juga bisa terjadi karena konsumsi alkohol berlebihan. Sementara di Indonesia, kesemutan sering berkaitan dengan nutrisi, yaitu kekurangan asupan vitamin B12.

Berikut ini sejumlah penyakit yang ditandai oleh gejala kesemutan.

Diabetes melitus (DM)
Pada pasien DM, kesemutan merupakan gejala kerusakan pada pembuluh darah. Akibatnya, darah yang mengalir di ujung-ujung saraf berkurang. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengendalikan kadar gula darah secara ketat, juga mengonsumsi obat seperti gabapentin, vitamin B1 dan B12.

Stroke
Kesemutan dapat jadi tanda stroke ringan. Biasanya disebabkan sumbatan pada pembuluh darah di otak, yang mengakibatkan kerusakan saraf setempat. Gejala lain yang muncul: rasa kebas separuh badan, lumpuh separuh badan, buta sebelah mata, sukar bicara, pusing, penglihatan ganda dan kabur.

Gejala berlangsung beberapa menit atau kurang dari 24 jam. Biasanya terjadi pada waktu tidur atau baru bangun. Kondisi ini harus ditangani karena bisa berkembang menjadi stroke berat.

Penyakit jantung
Kesemutan tak hanya akibat neuropati tekanan, tetapi karena komplikasi jantung dengan sarafnya. Pada pasien jantung yang sedang menjalani operasi pemasangan klep, terdapat bekuan darah yang menempel. Bekuan itu bisa terbawa aliran darah ke otak sehingga terjadi serebral embolik.
Bila sumbatan di otak mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik, si penderita akan merasakan kesemutan sebelah. Jika daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan disertai kelumpuhan.

Infeksi tulang belakang
Ini menyebabkan bagian tubuh dari pusar ke bawah tak dapat digerakkan. Penderita tak dapat mengontrol buang air kecil. Buang air besar pun sulit.
Penyakit ini dinamakan mielitis (radang sumsum tulang belakang). Tingkat kesembuhan tergantung dari kerusakannya. Bisa sembuh sebagian, tetapi ada juga yang lumpuh.

Rematik
Penyakit ini bisa menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Dalam hal ini saraf terjepit akibat sendi pada engsel, misalnya sendi pergelangan tangan, berubah bentuk. Gejala kesemutan biasanya hilang sendiri bila rematik sembuh.

Spasmofilia (tetani)
Gejala kesemutan juga bisa merupakan tanda penyakit spasmofilia (tetani). Penyakit ini timbul karena kadar ion kalsium dalam darah berkurang. Penyebabnya adalah menurunnya tegangan karbon dioksida dalam paru-paru. Gejala lain: kejang pada tungkai, sulit tidur, emosi labil, takut, lemah, sakit kepala sebelah atau migrain, dan hilang kesadaran.

Guillain-barre syndrome
Kesemutan bisa jadi salah satu indikasi penyakit ini. Ditandai gejala demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Juga diikuti rasa kesemutan dan kebas. Kesemutan biasanya terasa di sekujur tubuh, khususnya pada ujung jari kaki dan tangan karena virus menyerang sistem saraf tepi. Bila keadaan itu tidak segera diatasi, serangan akan berlanjut ke organ vital. Akibatnya, penderita merasa sesak napas dan lumpuh di seluruh tubuh.

Cytomegalovirus (CMV)
Ada kesemutan yang didahului flu berat. Kesemutan akan menghebat mulai dari ujung jari, menjalar hingga ke pusar. Penderita bisa hanya merasa kebas atau sampai sulit berjalan, berarti sumsum tulang belakang kena radang. Ini akibat serangan virus, biasanya cytomegalovirus.

 

Laminine Obat Herbal Atasi Penyakit Yang Menyebabkan Sering Mengalami Kesemutan!

 

Produk Laminine

PRODUK LIFEPHARMGLOBAL

The Happy Pill Laminine

Laminine adalah Super Food Sinergi hanya dari Bahan-bahan Alami yang mengandung :

  • 22 Asam Amino
  • Trace Mineral
  • Vitamin
  • Fibroblast Growth Factor (FGF).

 

Struktur Molekul Laminin

Kombinasi sempurna dari kehidupan yang berasal dari tanah, laut dan tanaman. Sumbernya “Miracle of Life“. 11 Studi klinis telah dilakukan yang menunjukkan dampak Positif Laminine terhadap Fisik, Mental, Kekuatan Emosional dan Kesehatan keseluruhan. Banyak orang bersaksi bahwa Laminine memberikan mereka perubahan nyata hanya dalam waktu 48 jam

Manfaat Laminine :

  • Peningkatan Energi & Tidur Lebih Baik
  • Peningkatan Stamina & Pemulihan Setelah Latihan / Olah Raga &∓ Fitness
  • Bentuk Otot yang lebih baik
  • Peningkatan Kekuatan Otot
  • Meningkatkan Libido / Gairah Sex
  • Suasana hati dan lebih baik Merasa Well Being

Studi klinis menunjukkan bahwa penggunaan rutin Laminine membantu:

  • Mengurangi Tanda-tanda Penuaan
  • Membangun Kolagen untuk Kulit Sehat
  • Merangsang DHEA Alam & Testosteron
  • Peningkatan Kekuatan Fisik, Mental & Emosional
  • Mengurangi Stres
  • Tidur lebih nyenyak
  • Pemulihan lebih cepat setelah Olah Raga &∓ Meingkatkan Kekencangan otot
  • Meningkatkan Hormon Serotonin – Be Happy!
  • Menghilangkan Rasa Nyeri
  • Meningkatkan Kejelasan dan Kewaspadaan
  • Meningkatkan Stamina & Energi
  • Meningkatkan Libido
  • Membantu Fungsi Otak
  • Membakar Lemak

Manfaat 22 Asam Amino dalam Produk Laminine

Keseimbangan lengkap asam amino yang terkandung dalam Laminine dan mencakup:

  • Sistin
  • Metionin
  • Asam aspartat
  • Treonin
  • Serin
  • Asam Glutamat
  • Prolin
  • Glycine
  • Alanine
  • Valine
  • Isoleucine
  • Leusin
  • Tirosin
  • Histidin
  • Ornitine
  • Lysine
  • Arginine
  • Hydroxyproline
  • Amonia

Glisin dan glutamin merupakan prekursor nukleotida. Nukleotida adalah molekul, ketika bergabung bersama-sama, membentuk unit struktur RNA dan DNA.

Blok Bangunan Protein ini melakukan berbagai peran penting dalam tubuh dan membantu kita untuk tetap sehat dalam banyak cara.

  • Antioksidan membantu memerangi radikal bebas dan racun lingkungan termasuk sinar ultraviolet, radiasi, merokok, dan polusi udara.
  • Manfaat dalam mengobati beberapa kondisi pernafasan, seperti bronkitis dan PPOK. Angina, bronkitis kronis dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Influenza, Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), HIV / AIDS.
  • Mengurangi gejala asma, cystic fibrosis, dan emphysema.
  • Mencegah kanker usus besar.
  • Mencegah katarak dan degenerasi makula.
  • Membantu meningkatkan HDL kolesterol baik.
  • Membantu meningkatkan kesuburan ketika diambil bersama dengan obat kesuburan pada orang dengan penyakit ovarium polikistik.
  • Membantu meningkatkan hasil pada anak-anak dengan adrenoleukodystrophy otak canggih, jenis leukemia.
  • Membantu mengobati kecanduan kokain, skizofrenia, dan perjudian.
  • Mengurangi resiko kanker paru di kalangan perokok.
  • Penurunan Cell oksidasi.
  • Meningkatkan neurotransmitter di otak.

 

 TESTIMONIAL LAMININE

MANFAAT LAMININE 

AGEN LAMININE TERMURAH 

Untuk Informasi dan Pembelian Produk Laminine:

Silahkan menghubungi :

Aprilia
E-mail: [email protected], YM: annisa_lidya
SMS/telp: +6283857257768,
PIN BB: 283F1034

Laminine: Bukti Stres Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Written by

Filed under: Laminine

Leave a Reply

*