Tips Menjalankan Pola Makan Food Combining

detoks2 Tips Menjalankan Pola Makan Food Combining

Tips Menjalankan Pola Makan Food Combining

Tips Menjalankan Pola Makan Food Combining. Makan buah, satu macam maupun beberapa, tidak dicampur dengan makanan jenis lain. Berilah tenggang waktu 10 –15 menit sebelum mengkonsumsi makanan lain.

  1. Makanlah buah atau minum jus buah sedikit-sedikit agar tidak mengakibatkan lonjakan kadar gula darah secara mendadak.
  2. Ganti camilan Anda dengan buah. Boleh saja mengudap buah sepanjang hari, asal sekitar setengah jam sebelum makan, stop makan buah.
  3. Makanan tinggi protein dan tinggi pati sebaiknya tidak dimakan bersama-sama, tetapi masing-masing dikombinasikan dengan sayuran. Misalnya daging plus sayur, atau nasi plus sayur. Hindari daging plus nasi, apalagi dengan porsi sama banyak.
  4.  Jika siang hari sudah makan menu tinggi protein, misalnya kombinasi daging-sayur, malam hari mesti ganti dengan menu pati-sayur. Boleh saja bertukar waktu. Artinya, menu pati-sayur di siang hari, malam hari menu protein-sayur.
  5. Sebaiknya tidak mengkonsumsi lebih dari satu macam protein hewani pada saat yang sama. Satu jenis protein hewani sehari sudah mencukupi kebutuhan asam-asam amino. Sedangkan protein nabati boleh lebih dari satu macam, karena kandungan asam amino makanan nabati umumnya kurang lengkap. Makanan pati beberapa macam boleh dimakan bersama-sama. Misalnya nasi plus perkedel jagung.
  6.  Masaklah makanan secukupnya, dengan menggunakan bahan makanan yang sesegar dan seutuh mungkin, bukan bahan olahan, instan, atau awetan. Makanan yang berkali-kali dipanaskan akan musnah khasiat gizinya.
  7.  Gunakan lemak dan minyak seperlunya saja.
  8. Makanlah seberagam mungkin, baik jenis maupun cara pengolahannya. Selain menghindari bosan, juga agar tubuh tidak kelebihan dosis suatu zat gizi tertentu.
  9.  Ikuti FC secara bertahap, agar tubuh dapat menyesuaikan diri dengan nyaman. Anda juga tidak perlu terlalu kaku menerapkan FC. Misalkan Anda ‘lalai’ (makan asal-asalan) di siang hari, bisa ditebus makan yang benar sesuai FC nanti malam. Yang penting, kebiasaan menyantap berbagai makanan secara bersamaan tidak menjadi rutinitas.

 

B. PENGELOMPOKKAN MAKANAN

Anda akan menemukan bahwa setiap kelompok ada makanan yang merupakan pengecualian. Makanan yang merupakan pengecualian itu tidak banyak jumlahnya. Salah satunya adalah tomat. Tomat mentah termasuk kelompok netral, tapi setelah dimatangkan menjadi saus, tomat tidak netral lagi sifatnya dan hanya boleh dikombinasikan dengan protein. Maka tomat yang telah dimasak dimasukan kelompok protein. Contoh lain: kedelai termasuk protein karena tinggi konsentrasi proteinnya. Tapi setelah mengalami fermentasi menjadi tempe, tahu, taoco, kecap kedelai lebih mudah dicerna sehingga dimasukkan ke dalam kelompok netral.

Pengelompokkan ini didasarkan atas penelitian para ahli dan pengalaman mereka selama puluhan tahun.

  •  Protein
  • Pati
  • Buah-buahan
  •  Sayuran (Netral Tak Dibatasi)
  • Netral Dibatasi

 

PROTEIN

  • Makanlah 1 menu protein sehari
  • Batasi mengkonsumsi daging (merah). Makan paling banyak 3 kali seminggu.
  • Manfaatkan protein nabati (tahu, tempe), polong-polongan dan kacang-kacangan (lentil, kacang merah)
  • Semua sayuran bisa dikombinasikan dengan protein
  • Pengecualian : sayuran yang mempunyai konsentrasi hidrat arang/pati tinggi seperti kentang, ubi jalar, talas jagung, labu kuning.

 

Daging, ayam, ikan dan seafood

  • Pilih daging yang rendah lemak
  • Tidak dianjurkan : daging babi, serta daging olahan (sosis, kornet). Juga ikan asap dan daging asap.
  • Telur
  • Telur mentah tidak dianjurkan

 

Susu

  •  Semua jenis susu
  • Pengecualian : produk susu (keju, yoghurt) masuk kelompok netral jika digunakan secara terbatas.

 

Kedelai & Produk Kedelai

  • Kedelai meski menyandang protein nabati yang terkonsentrasi, produk kedelai (tempe, tahu, sus kedelai) masih bisa dikombinasi dengan pati (hidrat arang) asal jumlahnya terbatas.
  • Pengecualian : saus dan bumbu fari kedelai yang telah mengalami fermentasi: kecap, taoco, taosi termasuk netral.
  • Tidak dianjurkan : TVP (texturized vegetable protein, daging tiruan dari kedelai)

 

TIP

  • Jangan pakai tepung panir untuk Chicken Nugget, ayam goring Kentucky, kroket (kecuali kroket vegetarian). Pakai biji wijen, atau kacang-kacangan (kecuali kacang tanah).

PATI

  • Pati/hidrat arang boleh dikombinasi dengan semua jenis sayuran, termasuk kentang dan tomat mentah/segar
  • Anda boleh makan lebih dari satu jenis pati/hidrat arang dalam setiap menu

Serelia

  • Termasuk beras merah, semua jenis gandum (rye, buckwheat), jail, sagu ambon, oats (havermut), jagung
  • Sebaiknya pakai yang masih utuh, misalnya beras merah, rolled oats (bukan instant oats), tepung terigu jenis whole wheat/whole grain.
  • Tidak dianjurkan : Beras putih dan gandum putih. Semua produk roti, pasta, mi, cake, biscuit dari gandum putih.

TIP Untuk membuat cake/kue kering, pakailah tepung whole wheat atau tepung atta.

Tepung kanji/Pengental

  •  Bahan pengental seperti tepung maizena, tepung kanji tapioca, tepung beras, tepung beras ketan, tepung custard.
  • Sayuran yang sarat pati/hidrat arang
  • kentang, labu kuning, ubi jalar, talas, jagung.

Buah

  • Bengkuang
  • Buah kering: kismis, sultana, kurma, prune yang kadar manisnya tinggi

Pemanis

  • Sari buah alami, madu sirop yang alami (tidak dibuat dengan aroma, misalnya maple)
  • Tidak dianjurkan : gula pasir dan produk-produk yang mengandung gula, termasuk selai, marmalade, golden syrup (dari jagung), gul apalem dan glukosa. Pilih selai yang dibuat dari buah asli tanpa tambahan gula (no sugar added)
  • Jika terpaksa, pilihlah gula aren dan gula kelapa yang relatif lebih alami, meskipun perlu dibatasi.

TIP

Pakailah krim atau krim yang diencerkan sebagai pengganti susu untuk membuat saus putih atau ragout.

BUAH-BUAHAN

  • Manfaatkan buah-buahan lokal yang sedang musim: markisa, jambu biji, kesemek dll.
  • Pilih buah segar yang matang dan tidak asam.
  • Buah dimakan terpisah atau makan sedikitnya 30 menit sebelum makan.
  • Tidak dianjurkan : makan buah setelah makan besar karena gula buah akan memfermentasi makanan dibawahnya sehingga makanan sudah membusuk sebelum waktunya.
  • Buah segar bisa disantap dengan yoghurt yang polos.
  • Buah Segar

 

Pengecualian :

  • Melon (termasuk semangka) sebaiknya dimakan terpisah dan tidak dikombinasi dengan buah lain.
  • Buah yang asam seperti belimbing yang asam, kedondong, stroberi, nanas yang asam, apel asam, pir asam sebaiknya dihindari. Jika ingin membuat jus dari apel, pir atau nanas, pilihlah buah yang matang dan ada rasa manis.

TIP

Minumlah jus buah dengan perlahan dan sedikit demi sedikit sambil dikulum, agar enzim ptialin dalam ludah bisa memproses vitamin dan mineral dalam buah

 

Buah kering

  • Kismis, kurma, plum, sultana, prune, aprikot termasuk kelompok hidrat arang.
  • Tidak dianjurkan : buah yang dikeringkan dengan tambahan gula pasir. Pilihlah buah yang dikeringkan dengan sinar matahari (sun-dried).

TIP

Taburkan buah kering di atas bubur havermut, yoghurt, kue dadar sebagai pengganti gula. Pakai untuk mengurangi pemakaian gula dalam adonan kue.

SAYURAN (NETRAL TAK DIBATASI)

  • Jika memungkinkan, beli sayuran yang organic (ditanam tanpa pupuk kimia)
  • Semua sayuran harus dicuci dan dibilas dengan bersih.
  • Sayuran seperti wortel, mentimun, dan kentang yang tidak organik sebaiknya dikupas.
  • Sebagian sayuran dalam menu sebaiknya dimakan mentah dalam bentuk lalap atau salad
  • Sayuran merupakan porsi terbesar dalam menu sehari-hari.

 

Agar mudah diingat

• Semua sayuran (sayuran hijau, sayuran akar, sayuran umbi, sayuran buah), termasuk sayuran laut (wakame, kombu, nori, agar-agar) adalah pembentuk basa/alkali, dan karena itu bisa dikombinasi dengan protein maupun pati/hidrat arang.

• Pengecualian :

  • Sayuran yang banyak mengandung pati, a.l. kentang, umbi merah, talas, jagung, labu kuning.
  • Sayuran buah yang asam: tomat

Tomat

  • Tomat mentah adalah netral. Tomat yang dimasak dan tomat kalengan pH nya lebih asam, sehingga sebaiknya dibatasi pemakaiannya. Tomat yang dimasak boleh dikombinasi dengan protein (daging, ikan, ayam).

 

NETRAL DIBATASI

Semua bahan makanan dalam kelompok ini bisa dikombinasikan dengan kelompok protein maupun hidrat arang. Pengecualian dicantumkan pada keterangan setiap bahan.

Lemak (secukupnya)

  • Lemak yang dianjurkan adalah yang diproses secara alami seperti minyak zaitun, minyak biji matahari (sunflower seed oil), minyak wijen, minyak canola.
  • Tidak dianjurkan : lemak yang mengalami proses hidrogenisasi seperti margarin, juga lemak putih seperti lemak hewan.

Produk Susu

  • Yoghurt, krim (baik yang encer maupun yang kenatl), krim asam (sour milk), butter milk.

TIP

Pakai krim asam sebagai pengganti mayones pada salad. Buttermilk bisa dipakai sebagai pengganti susu. Pakai produk-produk ini secukupnya saja.

Kuning telur

  • Pengecualian : telur utuh termasuk protein
  • Tidak dianjurkan: putih telur mentah.

Rempah (secukupnya)

  •  Semua daun bumbu dan rempah. Tip: Pakai daun bumbu dalam salad dan tumisan
  • Penambah rasa dan aroma yang alami: vanili, kayumanis, daun pandan, daun suji, kunyit, jahe, bawang putih.
  • Tidak diajurkan : MSG

Polong-polongan (secukupnya)

  •  Lentil, kacang merah, kacang polong, kacang hitam, kacang hijau, split pea, barley. Pengecualian : kacang kedelai.

Kacang-kacangan dan biji-bijian (secukupnya)

  •  kelapa (coconut), kacang mete, almond, walnut, hazelnut, biji labu kuning, biji wijen, poppy seed
  • Tidak dianjurkan : kacang tanah, karena mudahberjamur dan mengandung aflatoksin yang memicu kanker.
  • Tip : Tambahkan atau taburkan pada salad, tumisan, dessert.

Teh herba

  • Aneka teh herba seperti mint, serbat, jahe, lavender, chamomile. Diminum tanpa gula. Teh herba bisa dibuat sendiri dari jahe segar atau daun mint segar diseduh dengan air panas.
  • Tidak dianjurkan: teh, kopi dan cocoa (ganti carob)

Pengental

  • Gelatin, agar-agar.

 

CONTOH MENU FC

PAGI

1-2 gelas air masak hangat + sedikit air jeruk nipis –> pembentuk basa 1-2 gelas jus buah segar (jeruk, pepaya, nanas, melon, dll) –> pembentuk basa 1 porsi buah segar jika masih lapar (pepaya, mangga, apel, dll) –>pembentuk basa

KUDAPAN PAGI

1-2 gelas jus buah segar (jeruk, pepaya, nanas, melon, dll) –> pembentuk basa 1 porsi buah segar jika masih lapar (pepaya, mangga, apel, dll) –> pembentuk basa

MAKAN SIANG

1 porsi ayam panggang kecap asin (maks. ½ ekor ayam kampung) –> pembentuk asam 1 porsi setup aneka sayuran (wortel & buncis) –> pembentuk basa 1 gelas jus sayuran mentah (wortel, mentimun, bit, seledri, dll) –> pembentuk basa

KUDAPAN SIANG

1 gelas jus buah segar atau 1 buah pisang atau 1 gelas susu kedelai –> pembentuk basa 1-2 potong kue kecil atau jajan pasar (asal tidak terlalu sering) –> pembentuk asam

MAKAN MALAM

1 porsi nasi beras merah –> pembentuk asam 1 porsi balado terong –> pembentuk basa 1 porsi perkedel tahu jamur panggang –> pembentuk basa 1 porsi urap aneka sayuran –> pembentuk basa 1 gelas jus sayuran mentah –> pembentuk basa

1 porsi nasi beras merah –> pembentuk asam 1 porsi balado terong –> pembentuk basa 1 porsi perkedel tahu jamur panggang –> pembentuk basa 1 porsi urap aneka sayuran –> pembentuk basa 1 gelas jus sayuran mentah –> pembentuk basa.

SEBELUM TIDUR

1 gelas jus sayuran mentah

Post Update :
Date : Friday, August 1, 2014 - Jumat, 1 Agustus 2014