Jerawat disebabkan oleh produksi sebum berlebihan yang diperparah oleh infeksi bakteri, pengelupasan sel kulit terlalu cepat dan reaksi peradangan. Penanganan jerawat ditujukan untuk mengatasi keempat faktor tersebut, yang derajatnya berbeda-beda pada setiap penderita. Secara umum, terapi jerawat menurut tingkat keparahannya dapat dijelaskan sebagai berikut:

Jerawat Ringan

Jerawat ringan dapat diatasi secara topikal (obat luar) yang banyak tersedia di pasar, baik yang diposisikan sebagai obat maupun kosmetika perawatan wajah berbentuk sabun, lotion, krim, gel, dan lainnya. Zat aktif dalam produk tersebut antara lain:

Benzoil peroksida dan alkohol untuk membunuh bakteri acne. Benzoil peroksida juga merupakan zat pemutih, bila Anda menggunakannya untuk mengobati jerawat di belakang badan, jangan gunakan baju yang bagus karena warnanya bisa luntur.

Asam salisilat untuk mengatasi kulit mengelupas, membuka pori-pori dan mencegah lesi.
Aseton untuk mengurangi kelembaban kulit.
Resorkinol untuk mengatasi lesi jerawat ringan.

Obat di atas umumnya baru terasa manfaatnya setelah 4-8 minggu dan harus terus digunakan meskipun jerawat sudah hilang untuk mencegah timbul kembali.

Jerawat Sedang

Bila seperempat wajah Anda tertutupi jerawat, berarti Anda sudah terkena jerawat sedang dan harus berkonsultasi dengan dokter/dokter kulit. Dokter kulit akan memberikan obat topikal resep yang mungkin dikombinasi dengan obat sistemik (oral). Bila diperlukan, dokter kulit mungkin melakukan tindakan untuk membuang lesi jerawat dan “mengupas” wajah Anda.

Obat topikal resep antara lain berupa antibiotik yang lebih poten membunuh bakteri acne dan jenis retinoid yang membuka pori dan mencegah jerawat. Antibiotik oral jenis eritromisin, tetrasiklin dan lainnya juga mungkin diberikan untuk membunuh populasi bakteri acne dari dalam.

Jerawat Berat

Jerawat berat ditandai oleh peradangan, lesi dalam, dan penyebaran meluas yang dapat menyebabkan bekas permanen bila sembuh. Penangannya harus ekstensif dan seringkali makan waktu lama setelah melalui berbagai percobaan terapi. Selain obat yang dipakai untuk jenis jerawat sedang, dokter kulit mungkin memberikan obat kontraseptif yang menekan aktivitas kelenjar kulit dan kerja hormonal lainnya.

Jerawat berat seringkali memerlukan tindakan medis untuk menghilangkannya maupun untuk menjaga kulit wajah tetap mulus (tindakan kosmetik).

Berikut adalah alternatif tindakan yang mungkin dilakukan dokter kulit:

Pengupasan Kulit. Zat kimia ringan seperti asam glikolat dan lainnya dapat dipakai ahli kulit untuk membuang papula dan kepala jerawat.

Ekstraksi Komedo. Ekstraksi kepala jerawat dengan pinset bedah yang steril.

Pengeringan dan Insisi. Pengeringan dan bedah jerawat dilakukan terhadap lesi jerawat besar yang mungkin tidak bereaksi terhadap pengobatan.

Fototerapi. Penyinaran dengan laser dan cahaya dilakukan untuk membunuh bakteri acne secara cepat. Namun, tindakan ini mahal dan banyak yang masih diragukan efektivitasnya. (Sumber:terapi jerawat)

Post Update :
Date : Thursday, October 23, 2014 - Kamis, 23 Oktober 2014