Jul 26 2010
Penyebab Kemandulan atau Ketidaksuburan (Infertilitas) pada Wanita
Anak adalah anugerah yang paling berharga bagi pasangan suami istri, tapi tidak sedikit pasangan suami istri yang belum atau sulit punya anak sendiri walaupun usia perkawinan mereka sudah melebihi 2 tahun. Bila pasangan sulit memiliki anak, di masyarakat kita seringkali yang paling disalahkan adalah pihak istri. Meskipun tuduhan itu tidak selalu benar, tetapi memang risiko infertilitas pada wanita dua kali lipat infertilitas pada pria. Sekitar 40 persen ketidakmampuan pasangan untuk memiliki keturunan disebabkan oleh pihak istri. Sementara, hanya 20 persen yang disebabkan ketidakmampuan suami.
Adapun penyebab utama ketidaksuburan (infertilitas) wanita antara lain:
* Tuba Falopi Tersumbat atau Rusak
Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh salpingitis (peradangan tuba falopi). Selain membuat sulit hamil, salpingitis juga dapat menyebabkan kehamilan di luar kandungan (ektopik). Penyakit menular seksual (PMS) klamidia dapat menyumbat saluran tuba falopi yang menyulitkan keluarnya sel telur. Sekitar 70% sumbatan tuba falopi disebabkan oleh infeksi klamidia.
* Endometriosis
Endometriosis adalah pertumbuhan abnormal jaringan implan di luar uterus, yang normalnya hanya tumbuh di uterus. Endrometriosis dapat menghalangi proses konsepsi dan perlekatan embrio di dinding uterus.
* Kelainan Hormon
Kekurangan hormon lutein dan hormon perangsang folikel dapat menyebabkan sel telur tidak dapat dilepaskan (ovulasi). Kelainan kelenjar hipotalamus-pituitari juga dapat menyebabkan anomali hormonal yang menghalangi ovulasi.
* Tumor Pituitari
Tumor yang biasanya jinak ini dapat merusak sel-sel pelepas hormon di kelenjar pituitari yang membuat siklus menstruasi terhenti pada wanita atau produksi sperma menurun pada pria.
* Kelebihan Prolaktin (Hiperprolaktinemia)
Prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI. Kelebihan hormon prolaktin dapat mengganggu ovulasi. Bila seorang wanita banyak mengeluarkan ASI meskipun tidak sedang menyusui, kemungkinan dia menderita hiperprolaktinemia.
* Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).
Sindroma ini ditandai banyaknya kista ovarium dan produksi androgen (hormon laki-laki) berlebihan, terutama testosteron. Akibatnya, sel telur sulit matang dan terjebak di folikel (tidak ovulasi).
* Menopause Prematur
Menopause prematur terjadi bila wanita berhenti menstruasi dan folikel ovariumnya menyusut sebelum usia 40 tahun. Kelainan imunitas, radioterapi, kemoterapi dan merokok dapat memicu kelainan ini.
* Tumor Rahim (Uterine Fibroids)
Tumor jinak di dinding rahim ini sering dijumpai pada wanita usia 30-40 tahun. Tumor ini dapat menyebabkan infertilitas bila menghalangi tuba falopi dan perlekatan telur yang sudah dibuahi di dinding rahim.
* Adesi
Adesi (adhesion) adalah sekelompok jaringan skar yang saling berkait sehingga menyatukan dua permukaan organ yang normalnya saling terpisah. Adesi yang melibatkan tuba falopi karena infeksi atau pembedahan dapat menghalangi fungsi ovarium dan tuba falopi.
* Kelainan Kelenjar Tiroid
Kelainan ini menyebabkan kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang mengacaukan siklus menstruasi.
* Kelainan Anatomi Bawaan
Kelainan bawaan pada organ reproduksi dapat menyebabkan infertilitas. Kelainan yang disebut Mullerian agenesis ditandai dengan tidak berkembangnya vagina atau rahim. Wanita dengan kelainan ini masih dapat punya anak melalui bayi tabung dengan “menyewa” rahim wanita lain.
* Merokok
Merokok dapat membahayakan ovarium dan mengurangi jumlah/kualitas sel telur. Riset menunjukkan wanita perokok cenderung mengalami menopause lebih awal.
* Stres
Neurotransmiter (pengirim pesan kimiawi) bekerja di kelenjar hipotalamus untuk mengendalikan hormon-hormon reproduksi dan stres. Tingkat hormon stres yang tinggi dapat mengganggu sistem reproduksi.
* Terlalu Kurus atau Terlalu Gemuk
Wanita yang terlalu kurus, misalnya para atlet maraton atau penderita anorexia, dapat kehilangan fungsi reproduksinya. Kegemukan dapat menyebabkan infertilitas dengan berbagai cara. Policystic ovarian sydrome (PCOS), misalnya, lebih sering terjadi pada wanita yang kegemukan.
* Faktor Lingkungan
Herbisida, pestisida, limbah industri dan polusi lainnya dapat mempengaruhi fertilitas. Phtalate, zat kimia untuk melunakkan plastik, diduga dapat mengganggu fungsi hormon-hormon tubuh.
(Sumber:infertilitas wanita)
search terms :
penyebab kemandulan,infertilitas pada wanita,penyebab kemandulan pada wanita,penyebab-penyebab kemandulan (infertilitas),kebaikan nenas,fungsi tuba falopi,etiologi fertilitas,infertilitas,penyebab fertilitas,penyakit menular seksual infertilitas,pengaruh stres terhadap infertilitas,pcos penyebab kemandulan,orgasme dan infertilitas,merokok dapat menyebabkan kemandulan,menyusui menyebabkan ketidaksuburan,penyebab kelainan hormon pada wanita,Zat kimia yang menyebabkan kemandulan,yg menyebabkan kemandulan pada pria dan wanita,Tumor pada wanita,tumor pada tuba falopi,tumor,tiroid penyebab kemandulan,penyebab kemandulan laki-laki dan wanita,penyebab-penyebab kemandulan,penyebab ketidaksuburan wanita,penyebab kemandulan pada wanita dan laki laki,penyebab kemandulan pada pria,mengapa merokok menyebabkan kemandulan pada wanita,mengapa merokok menyebabkan kemandulan,gangguan siklus menstruasi berpengaruh pada infertilitas,endometriosis penyebab kemandulan?,dampak stres pada wanitapenyebab stres pada wanita,apakah stress menyebabkan kemandulan,apa yang menyebabkan kemandulan pada wanita,apa penyebab prolaktin,Apa penyebab kemandulan pada pria dan wanita,apa penyebab kemandulan,aktivitas yang menyebabkan kemandulan,hal yg menyebabkan kemandulan pada wanita,hormon androgen pada wanita,hormon penyebab kemandulan,makanan yang menyebabkan kemandulan,makanan unt mengurangi kemandulan pada wanita,makanan penyebab kemandulan,kemandulan pria,kemandulan disebabkan kekurangan vitamin?,kelainan pada wanita:endometriosis,Kekurangan Vitamin apa penyebab kemandulan,kebaikan nenas unt vigina,infertilitas dan penyebabnya





