Articles Comments

Women Health » health | » KAKI INDAH BEBAS VARISES

KAKI INDAH BEBAS VARISES

Varises menjadi musuh para wanita. Betapa tidak, muculnya gurat-gutar halus pembuluh darah yang bentuknya seperti jaring laba-laba berwarna merah atau biru pekat itu tentu sangat mengganggu penampilan.

Misalnya saja, varises di kaki yang membuat wanita harus berpikir seribu kali bila ingin memakai rok. Wanita mana sih yang mau memperlihatkan kaki kalau ada varises?

Dikatakan dr Enrina Diah Sp-BP, varies pada dasarnya merupakan pembuluh darah darah kapiler yang melebar, disertai gangguan fungsi katup yang terdapat pada pembuluh darah tersebut. Jadi, pada virises tidak hanya pembuluh darahnya saja yang melebar. Tapi, juga terjadi gangguan elastisitas dinding pembuluh darah dan menyebabkan terganggunya fungsi katup pembuluh darah balik atau vena.

Terganggunya fungsi katup pembuluh darah balik atau vena itu menyebabkan darah terkumpul pada area tertentu, sehingga muncul sebagai guratan-guratan di kulit. Guratan pembuluh darah juga bisa disebabkan proses inflamasi atau pembengkakan pada vena, yang terjadi akibat rusaknya katup pembuluh vena. Kerusakan katup pembuluh vena bisa terjadi karena usia yang semakin bertambah.

Menurut dr. Reza Y Purwoko SpKK, pembuluh darah balik itu tugasnya membalikkan darah ke jantung. Tapi, karena katupnya rusak, darah tidak bisa kembali ke atas, sehingga menumpuk di bawah dan semakin melebar. Akibatnya, pembuluh darah pun melebar. Akibatnya, muncullah apa yang dinamakan varises, yang tentunya mengurangi kecantikan dan keindahan kaki.

Varises bisa muncul di kaki, wajah, pangkal lengan, paha, lutut, pergelangan kaki dan tumit. Tapi, memang yang paling banyak muncul di tubuh bagian bawah yaitu kaki.

Varises banyak terjadi di tubuh bagian bawah karena :
? Di area tubuh bagian bawah banyak terdapat pembuluh darah balik (vena) yang melebar.
? Orang sering berdiri, sehingga aliran darah banyak terkumpul di tubuh bagian bawah. Sebab, kaki menjadi penompang berat badan, sehingga saat tubuh berdiri dan berjalan, terjadi peningkatan tekanan pada pembuluh darah vena di bagian kaki kaki. Lama-lama, pembuluh darah vena kehilangan kelenturannya dan meregang menjadi lebih panjang dan lebih lebar. Untuk menyesuaikan ruangannya yang normal, vena yang memanjang tersebut menjadi berliku-liku sehingga terbentuklah varises. Itulah mengapa varises kebanyakan terjadi di kaki atau tungkai bawah.

PENYEBAB
Banyak hal yang bisa menyebabkan munculnya varises, yaitu di antaranya :
1. Keturunan, ada beberapa orang tertentu yang pembuluh darahnyacenderung lemah. Sehingga rentan menyebabkan terjadinya varises.
2. Kebiasaan, kebiasaan-kebiasaan tertentu bisa menyebabkan varises, misalnya, kebiasaan berdiri terlalu lama. Berdiri terlalu lama membuat kaki terlalu berat menahan tubuh, sehingga memperparah beban kerja pembuluh darah balik dalam mengalirkan darah. Kebiasaan memakai sepatu dengan hak terlalu tingi juga memudahkan munculnya varises. Sebab, memakai sepatu hak tinggi menyebabkan gerak otot tumit yang berfungsi membantu kerja pembuluh darah, jadi tidak maksimal.
3. Estrogen Tinggi, kadar estrogen yang tinggi juga memudahkan melebarnya pembuluh darah balik, biasanya terjadi pada ibu hamil.
4. Kelainan Sistemik, adanya kelainan sistemik yang lain, seperti kelainan liver, juga bisa menyebabkan pembuluh darah melebar sehingga menyebabkan munculnya varises.
5. Pertambahan Usia, semakin bertambahnya usia juga memicu munculnya varises. Sebab, semakin bertambahnya usia juga membuat organ-organ tubuh menua, termasuk pembuluh darah. Kalau orang tersebut punya kebiasaan yang menyebabkan pembuluh darah banyak terkumpul di bawah dan darah susah terpompa ke atas sehingga semakin tua usia, pembuluh darah semakit tidak elastis dan katupnya melemah. Akibatnya muncul varises.

TANDA-TANDA
Selain mengganggu penampilan, munculnya varises juga menimbulkan rasa tidak nyaman saat bergerak, bahkan bisa menimbulkan rasa sakit. Mengetahui tanda-tanda lebih dini akan lebih baik sehingga bisa ditangani lebih dini pula. Gejala-gejala tersebut adalah :
? Rasa sakit dan berat di kaki
? Bagian bawah kaki terasa terbakar, kejang otot, berdenyut dan bengkak
? Rasa sakit semakin memburuk setelah duduk atau berdiri dalam waktu lama.
? Gatal di sekitar satu atau lebih pembuluh darah vena.
? Luka pada kulit di sekitar mata kaki yang berarti dibutuhkan pengobatan medis karena telah terbentuk penyakit pembuluh darah yang cukup berat.
Bila gejala tersebut diabaikan, varises akan semakin berat, sehingga pembesaran dan pembelokan pembuluh darah balik akan terlihat semakin berat, sehingga pembesaran dan pembelokan pembuluh darah balik akan terlihat semakin jelas. Juga muncul rasa nyeri atau kejang dan kaki terasa kebal terutama saat berdiri, pembengkakan pada kaki dan tumit serta kulit di sekitar varises tambah gelap.

Munculnya varises juga bisa diiringin dengan komplikasi berupa eksema (ruam kulit) yang sangat gatal, perdarahan karena cedera dan pembuluh darah robek, ulserasi (terbentuknya luka), thrombosis (pembekuan darah pada pembuluh balik) dan thrombophlebitis (pembekuan darah disertai peradangan dinding pembuluh balik).

TERAPI
Saat ini, sudah banyak terapi atau treatment yang ditawarkan untuk mengatasi varises. Terapi tersebut pada dasarnya ditujukan untuk mematikan pembuluh darah atau menyumbat pembuluh darah di bagian munculnya varises, sehingga darah tidak keluar melalui pembuluh darah kecil. Terapi disesuaikan dengan tingkat keparahan varises. Yang perlu disadari, terapi yang dilakukan tentu tidak bisa seratus persen menghilangkan varises. Sebab munculnya varises menunjukkan bahwa pembuluh darah sudah tidak baik dan akan ada resiko untuk muncul lagi. Apalagi bila penderita tidak mengubah kebiasaan buruknya.

Memakai Stocking Khusus
Memakai stocking khusus varises merupakan cara konservatif atau paling mudah untuk mengatasi varises.

Suntik Sclerotic Agent
Menyuntikkan sclerotic agent ke pembuluh darah balik bisa dilakukan untuk mengatasi varises. Bahan tersebut mengandung zat yang dapat segera membekukan aliran darah di area varises, sehingga aliran darah pindah ke vena lain yang lebih sehat. Penyuntikan langsung dilakukan di pembuluh darah. Obat yang disuntikkan bersifat mematikan pembuluh darah yang memberikan efek seperti terbakar. Bila obatnya tidak tepat masuk ke pembuluh darah, maka kulit di sekitar area yang diterapi akan jadi hitam-hitam. Untuk menghilangkan butuh waktu lama. Karena itu, penyuntikan bahan tersebut harus dilakukan oleh ahlinya. Terapi dengan menyuntikkan sclerotic agent cukup efektif untuk mengatasi varises tahap awal sehingga cukup disarankan. Namun, suntikan ini tentu ada batasnya, tidak mungkin dilakukan terlalu banyak untuk area tertentu. Setelah penyuntikan, selanjutnya akan dilakukan pembebatan di area yang dilakukan terapi. Bila tidak dibebat dikahawatirkan bahan yang disuntikan akan naik ke pembuluh darah sehngga akan terjadi sumbatan di tempat lain. Selain itu, juga harus ada penatalaksanaan setelah terapi suntik dilakukan. Yaitu, harus tetap tetap menggunakan stocking khusus varises.

Laser
Terapi menggunakan laser ditujukan untuk mematikan pembuluh darah yang bermasalah.

Pembedahan
Pembedahan dilakukan terutama untuk mengatasi varises yang sudah parah, misalnya, pada ibu yang sering hamil dan melahirkan sehingga terjadi penyumbatan di pembuluh darah dalam waktu lama. Varises yang sudah parah ini secara kasat mata dapat dilihat, yaitu berupa urat-urat berwarna hijau yang terbentuk seperti ular yang timbul di bawah kulit. Untuk mengatasinya, biasanya pembuluh darah yang bermasalah akan dibuang atau ditarik dengan cara operasi oleh dokter bedah vaskuler. Caranya, pada pembuluh darah yang bermasalah dimasukkan alat stripping, kemudian pembuluh darahnya ditarik keluar dengan alat tersebut. Bila pembuluh darah balik dalamnya baik, operasi tidak akan menimbulkan efek buruk. Tapi bila kondisinya sudah tidak baik bisa terjadi pembengkakan yang dapat berlangsung selama enam hingga delapan minggu. Untuk menghindari efek tersebut diperlukan pemeriksaan awal yang sangat rinci untuk mengetahui kondisi pembuluh darah yang akan dibedah.

Untuk mengetahui Jenis-Jenis Varises more

search terms :

suntik varises,menghilangkan varises pada kaki,stocking varises,laser varises,cara menghilangkan urat yang timbul,mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan,penatalaksanaan varises,menghilangkan varises di kaki,pengobatan varises di kaki,cara menghilangkan varises di paha,cara menghilangkan varises kaki,varises setelah melahirkan,cara mendapatkan stocking varises,penyebab varises pasca melahirkan,obat varises kaki,pencegahan varises stlah melahirkan,cara mengobato varises di bawah lutut,penyebab kaki varises,penyebab varises dan cara mengatasinya,stoking buat varises sehabis melahirkan,cara menghilangkan varises dengan disuntik,laser urat kaki,menghilangkan urat di kaki,obat varises pada kaki,pengaruh pembesaran pembuluh vena,cara menghilangkan gurat setelah melahirkan,tips menghilangkan varises di paha,tips mencegah varices setelah melahirkan,cara mengempeskan kaki bengkak setelah melahirkan,cara menghilangkan varises pada ibu hamil,kenapa kelainan darah tidak bisa menggunakan aid,Stocking khusus varises,cara penanganan varises di kaki,cara menghilangkan varises pada kaki,suntik varises hilangnya kapan?,suntik menghilangkan varises,cara menghilangkan varises di betis,cara mengobati varises di kaki,tanda tanda varises,cara mengobati kaki bengkak setelah melahirkan,cara menghilangkan urat kecil yang timbul dikulit,tanda-tanda varises,cara menghilangkan tanda varises,obat untuk menghilangkan varies,cara menghilangkan varises pasca melahirkan,urat kaki timbul kurang sex,efek pengobatan varices dengan suntikan,menghilangkan varises setelah melahirkan,varises pasca melahirkan,penyebab urat kaki timbulbutton KAKI INDAH BEBAS VARISES

Filed under: health | · Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 Responses to "KAKI INDAH BEBAS VARISES"

  1. [...] Untuk mengetahui lebih lanjut tentang varises read more [...]

  2. fify says:

    saya mau tanya,, umur saya 23 tahun… kira2 slama 3 th memang saya sering jd SPG, yg mengharuskan untuk banyak berjalan dan lama berdiri menggunakan high heelz… Tp dulu berat saya hanya 39kg.. sekarang sdh 46kg.. betis saya tu kluar guratan-guratan merah cukup banyak..(untung udh berjilbab)..

    brati apakah itu sudah jelas saya varises ?
    kalo pengobatan dokter pasti mahal kan ? sedangkan saya ga ada duwit.. kalo misal nunggu usia 25 tahun baru dipriksakan ke dokter, terlalu terlambat atau tidak ? karena saya msh sekolah

    trimakasih..
    tolong minta bantuan infonya ya..
    fifyanita.anita4@gmail.com

    [Reply]

Leave a Reply

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>