Aug 21 2009

DIBALIK NIKMATNYA KOPI

Published by sweetspe at 5:26 am under health |

Kenikmatan minum kopi memang tidak bisa dipungkiri oleh siapa saja. Sayang, selain memberi dampak positif, namun kopi ternyata membawa dampak ikutan yang bisa berbahaya.

Selain teh, kopi merupakan minuman paling dikenal umat manusia. Tak seorang pun mengenal kopi. Minuman ini sudah dikenal di mana-mana sejak ratusan tahun lalu. Begitu terkenalnya sampai timbul istilah coffee break atau rehat kopi di setiap acara resmi seperti seminar, lokakarya, rapat, dan lain-lain. Saat itu para tamu atau peserta beristirahat sebentar untuk menikmati kue-kue sambil minum secangkir kopi atau the. Sementara dalam kehidupan sehari-hari, kopi seringkali dijadikan pendamping sarapan pagi.

Sekalipun demikian mungkin jarang kita mengamati dampak negative kopi bagi kesehatan. Paling-paling yang kita tahu setelah minum kopi badan teasa segar dan rasa kantuk hilang.

Penyakit Jantung dan Orteriosklerosis
Masalah dampak kopi kasar atau tidak disaring (unfiltered) ini dipelajari oleh sejumlah peneliti di Belanda. Mereka mengamati tingginya kadar homosistein dalam darah pencandu kopi. Homosistein merupakan substansi yang terbentuk dari metionin, yakni suatu asam amino esensial yang terbentuk pada saat tubuh mengeluarkan protein. Padahal peningkatan homosistein berhubungan erat dengan resiko penyakit jantung.
Meskipun belum jelas bagaimana persisnya asam amino esensial mengganggu jantung, sudah terbukti bahwa zat tersebut acap kali menyebabkan timbulnya luka di berbagai lapisan dalam pembuluh darah arteri dan selanjutnya menjadi menjadi tempat menumpuknya asam lemak dan kalsium. Timbunan ini bisa mengakibatkan pengerasan dinding pembuluh darah arteri (arteriosclerosis).
Di sisi lain menurut Dr. Elvina Karyadi, ahli gizi, homosistein dibutuhkan tubuh untuk berbagai rekasi biokimia, terutama dalam proses perubahan metionin menjadi sistationin dan berperan dalam membentuk propionil-koA (substansi yang berperan dalam metabolisme lemak dan karbohidrat, asalkan kadarnya tidak tinggi. Kadar normalnya,7-22 ug mol/L.
Seorang peneliti Belanda menambahkan, dua minggu setelah setiap hari minum enam cangkir kopi, konsentrasi homosistein seseorang naik 10% dari angka normal. Begitu juga kadar kolesterol dan trigliserida. Namun, kenaikan ini tidak permanent. Bila kopi dihentikan dalam keadaan tubuh sehat, kelebihan homosistein dapat secara alami normal kembali. Selain dengan mengurangi kafein, kenaikan kadar homosistein dapat dicegah dengan mengurangi konsumsi protein hewani yang banyak mengandung metiionin.

Bila dalam sehari minum 1.360 g kopi kasar (sekitar 6-7 cangkir), diperkirakan resiko untuk terkena serangan jantung atau resiko stroke naik 10%. Selain itu kadar vitamin B6 bisa berkurang sampai 21%

Atas dasar itu alangkah baiknya tidak minum kopi, khususnya bagi mereka yang beresiko tinggi penyakit jantung. Kalau pun harus minum kopi, untuk kita sebaiknya hanya 1-3 cangkir sehari (standar untuk orang Eropa 3-5 cangkir). Itu pun tidak pada menjelang tidur.
Kopi bisa digantikan segelas air jeruk, sayuran hijau, disertai konsumsi vitamin B6 dan B12. jenis-jenis makanan dan minuman ini tidak mengandung seng dan kafein tapi tinggi mineral, vitamin serta asam folat . Padahal vitamin B6 dan B12 dan asam folat sangat berperan dalam menurunkan kadar homosistein dalam tubuh, sehingga penyakit jantung koroner pun bisa dihindari.

Mengganggu Kesuburan

Sayangnya, kebiasaan minum kopi acap kali memunculkan efek “kecanduan” baik secara psikologis maupun fisiologis.

Ciri umum ketergantungan kopi antara lain rasa letih atau lelah, tak bersemangat dan mnegantuk kalau sehari saja tidak minum kopi. Yang wajar adalah mengkonsumsi kopi sebanyak 85.200 mg atau 1-3 cangkir kopi. Namun, minum kopi di atas 250 mg sekaligus dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti jantung berdebar, gelisah, insomnia (sulit tidur), gugup, tremor (tangan bergetar) bahkan mual sampai muntah-muntah.

Minum kopi juga berbahaya bagi penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) karena senyawa kafein bisa menyebabkan tekanan darah meningkat tajam. Selain itu, kopi juga bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal dengan akibat produksi urin bertambah. Jadi, jangan heran kalau tidak lama sehabis minum kopi kandung kemih cepat penuh.

Minum kopi terlalu bayak bisa pula mengurangi kesuburan wanita, apalagi kalau dikombinasikan dengan alkohol. Bagi wanita usia monopouse, minum kopi dalam jumlah banyak bisa menambah resiko kekeroposan tulang (osteoporosis).

Pada dosis sedang, kafein menaikkan produksi asam lambung yang berlangsung lama, sehingga dapat memperbesarresiko penyakit lambung, tukak lambung atau tukak usus halus. Jadi para penderita kelamahan lambung hendaknya menghindari konsumsi kopi.

Cara pengolahan dan penyeduan kopi pun memberikan andil terhadap dampak yang ditimbulkannya. Bentuk pengolahan dan penyeduhan kopi tubruk misalnya. Kopi tubruk pada umumnya lebih keras karena bubuk kopi dalam cangkir atau gelas langsung diseduh dengan air mendidih. Lagipula kopi tubruk pada umumnya menggunakan kopi lebih kasa dipadu dengan gula batu. Dengan sendirinya akan lebih banyak ampas bubuk kopi yang masuk ke tubuh kita dibandingkan dengan kopi yang diseduh dalam teko. Maka dapat dipahami bila efek samping kopi tubruk lebih tinggi dibandingkan dengan secangkir kopi yang sudah tersaring.

search terms :

cache:cb7lbLB19fUJ:sweetspearls com/health/mengatasi-kulit-kusam-dengan-bahan-alami/ MENGATASI KULIT KUSAM Share This Post

One response so far

One Response to “DIBALIK NIKMATNYA KOPI”

  1. Hao Hao Reporton 12 Nov 2009 at 11:34 am

    Someone thinks this story is fantastic…

    This story was submitted to Hao Hao Report – a collection of China’s best stories and blog posts. If you like this story, be sure to go vote for it….

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Search

Improve the web with Nofollow Reciprocity.