Articles Comments

Women Health » health | » Detoksifikasi Membuat Tubuh Menjadi Sehat Dan Langsing

Detoksifikasi Membuat Tubuh Menjadi Sehat Dan Langsing

Barangkali anda pernah mengalami saat-saati seperti ini, ketika tubuh terasa tidak segar padahal baru bangun tidur. Saat dibawa melangkah dan beraktivitas pun rasanya begitu berat. Anda memang tidak sakit, tapi juga tidak merasa benar-benar sehat. Jika hal itu terjadi sudah tiba saatnya bagi anda untuk melakukan detoks atau pembersihan racun tubuh. Di samping gejala-gejala tersebut masih ada gejala lain bisa dijadikan pertanda bahwa detoks harus mulai dilakukan seperti sakit kepala, berjerawat, kulit kusam dan sebagainya.

Secara alami, tubuh kita juga selalu melakukan detoks. Tetapi jika paparan toksin banyak dari yang biasa dikeluarkan tubuh, perlu dibantu dengan program detoks untuk membuat pembuangan racun lancar. Program detoks yang baik memang harus dilakukan secara teratur. Patut diingat bahwa toksin dalam tubuh telah terakumulasi selama bertahun-tahun dan tidak mungkin bisa langsung dibersihakan hanya dalam waktu beberapa hari saja melakukan program detoks.

Namun begitu anda jangan lantas membayangkan bahwa detoks harus langsung kita lakukan secara drastic. Karena melakukan detoks yang ekstrim berat bagi tubuh kita. Program detoks yang praktis dan ringan pun ada manfaatnya, terutama bila anda baru memulai. Setidaknya dengan program ini tubuh anda bisa beristirahat sejenak dari berbagai makanan yang sulit dicerna. Detoks juga membantu anda untuk membiasakan diri memilih makanan yang sehat dan mengurangi atau bahkan menjauhi makann tak sehat.

Detoks selain bisa mengeluarkan racun dalam tubuh, juga penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melangsingkan!

Merasa kualitas hidup berkurang, cepat lelah, letih dan kurang bersemangat? Padahal, sudah cukup mengonsumsi makanan bergizi berikut multivitamin untuk mendongkrak stamina.

Rasa letih dan lemah ini bukan tanpa sebab. Menumpuknya beragam racun dalam tubuh dan metabolisme yang kurang sempurna, merupakan penyebab menurunnya vitalitas tubuh. Bahkan pada tahap tertentu membuat gejala sakit berdatangan.

“Ibarat mobil, dipakai terus-menerus dan tidak diservis-servis. Suatu ketika bisa mogok atau yang kita rasakan sebagai penyakit. Ini karena adanya bahan beracun tersebut!” ungkap Riani Susanto, ND., CT. spesialis detoksifikasi dari Healthy Choice.

Nah, sebelum racun menyebabkan penyakit bahkan komplikasi yang lebih serius, ada yang bisa dilakukan agar kesehatan dan stamina selalu prima yaitu detoksifikasi (upaya mengeluarkan racun dari dalam tubuh). Selain baik untuk memelihara kesehatan secara menyeluruh, detoksifikasi juga bisa membersihkan ginjal, hati, usus besar dan sistem pernapasan.

Penumpukkan Racun

Apa yang dimaksud racun dalam tubuh? Racun adalah sebuah materi yang keberadaannya menimbulkan dampak negatif bagi tubuh. Bisa berupa bahan dari luar atau lingkungan (seperti polusi, debu, obat kimiawi), maupun bahan yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Kelebihan ini semestinya dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk keringat, urin, maupun kotoran.

Sayangnya, bahan yang tidak memiliki manfaat bagi tubuh bahkan merugikan kesehatan ini, kadang tidak mudah dikeluarkan. Ia pun ikut beredar di dalam darah atau sistem metabolisme.

Belum lagi, metabolisme yang kurang sempurna juga turut menyumbang material yang tidak dibutuhkan. Lama kelamaan bahan beracun menumpuk dan membuat gangguan kesehatan. Misal, tingginya kandungan kolesterol, purin, gula maupun trigliserid dalam darah bisa menyebabkan gangguan seperti asam urat, jantung koroner, dan diabetes.

Kimiawi dan Alami

Kelebihan material yang tidak dibutuhkan tersebut, bukan hanya mengotori kapiler darah dan menyebabkan gangguan kesehatan yang kronis. Kerja organ seperti ginjal, pankreas, jantung dan hati pun semakin berat, lama-lama bisa menyebabkan kegagalan fungsi organ.

Tubuh itu hebat, ia punya mekanisme untuk menyerap dan membuang bahan yang tidak dibutuhkan. Tapi kadang, kita tidak cukup memperhatikan sampai ia kewalahan,” ungkap Riani.

Riani mencontohkan, organ hati tidak pernah berhenti membersihkan darah. Empedu pada hati, bekerja mengemulsi lemak, menstimulasi pencernaan dan gerakan peristaltik sistem pencernaan itu sendiri, memicu BAB (buang air besar) dan menjadi antiseptik pencernaan yang alami.

Meski bekerja di luar batas, hati tak langsung menunjukkan sinyal tertentu. Namun jika sudah berlebihan dan fungsinya menurun, timbul risiko seperti tingginya kolesterol dalam darah yang jadi penyebab penyempitan arteri jantung, terbentuknya batu empedu, hingga rusaknya sel-sel hati yang menjadi penyebab kanker hati.

Cuci Usus Besar

Sebelum menjadi lebih parah, lakukan upaya mengurangi risiko dengan detoksifikasi. Tak hanya menggunakan obat kimia untuk menyerap racun atau menjadi antidot bahan beracun, namun diawali dengan membersihkan kolon atau usus besar.

“Usus besar adalah otak kedua kita, karena daya tahan tubuh tergantung dari usus besar!” ujar Riani. Menurutnya, peran usus besar begitu besar dalam menurunkan kadar bahan beracun dalam tubuh juga memroduksi vitamin-vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Jika usus besar menyimpan makanan terlalu lama, sama saja dengan meracuni tubuh dengan sampah dan meningkatkan risiko terkena kanker usus besar. Inilah mengapa detoksifikasi penting untuk memastikan proses BAB lancar, dengan jalan cuci usus besar atau hidrokolon.

Proses ini cukup dilakukan selama 40–60 menit tanpa memerlukan prosedur yang rumit. Usus besar dimasukkan air yang sangat bersih lalu dikeluarkan kembali. Tujuannya, agar usus besar cukup bersih dari sisa kotoran yang mengganggu fungsi penyerapan dinding usus besar dan menghidrasi usus besar sehingga menurunkan risiko konstipasi. Selain hidrokolon, suplemen herbal diberikan 2 kali seminggu pada 3-6 kali terapi, sehingga lebih maksimal.

Terapi Organ Lainnya

Setelah rangkaian terapi hidrokolon selesai, selanjutnya dilakukan terapi pembersihan hati, ginjal, dan sistem pernapasan. Caranya dengan mengonsumsi jus dan obat tertentu, selama kurun waktu yang sudah disepakati.

Untuk program pembersihan ginjal diperlukan waktu 7 hari dan pasien cukup mengonsumsi jus, sari lemon, buah dan obat detoks ginjal dan tidak disarankan mengonsumsi daging, produk olahan susu, alkohol, gula dan garam secara berlebihan. Pasalnya, bahan ini dapat memperberat kerja ginjal.

Sementara, detoksifikasi sistem pernafasan berlangsung selama 5 hari. Selama detoks berlangsung pencernaan beristirahat total. Ia hanya mencerna jus dan menyerap nutrisinya secara sempurna sehingga tubuh bekerja hanya untuk membersihkan apa yang terjadi di dalam dan membenahi pencernaan.

Tak Bisa Sekaligus

Program detoks ini tak bisa langsung dilakukan berturut-turut, tapi perlu jeda beberapa waktu untuk bisa nelakukan detoksifikasi lain.

Setelah detoksifikasi selesai, disarankan mengonsumsi jus yang dapat memelihara fungsi organ itu sendiri. Misalnya jus delima, apel dan artichoke untuk memelihara hati, atau jus cranberry, seledri dan air putih untuk memelihara fungsi ginjal.

Sayangnya kita baru mau mengobati ketika tubuh sudah tak mampu mengatasi berbagai bahan berbahaya yang berakumulasi. Padahal sebenarnya ini bisa diatasi sejak baru menunjukkan gejala-gejala,” ungkap Riani.

Sehat Berbonus Langsing

Beberapa pasien yang usai menjalani program detoksifikasi hati, mengeluarkan batu empedu dari kantong empedu lewat kotoran. Empedu pun kembali berfungsi optimal mengemulsi lemak.

Manfaat lain yang didapat, metabolisme menjadi lebih optimal dan kekebalan tubuh meningkat. Hal ini disebabkan kinerja hati dan usus besar menjadi lebih baik.

Selain itu, pembersihan usus besar yang memperbaiki penyerapan nutrisi, memudahkan pengiriman sinyal kenyang ke otak saat kebutuhan nutrisi tercukupi. Hasil akhirnya, tubuh sehat dan badan pun menjadi langsing.

Bukan Kesehatan yang Mundur

Beberapa hari setelah detoks, akan muncul keluhan. Menurut Riani, ini bukan pertanda kesehatan yang mundur, melainkan:

  1. Tabungan Lampau. Saat melakukan detoksifikasi, beberapa pasien mengaku mengalami sejumlah gejala seperti akan sakit. Ini sebenarnya tabungan penyakit sebelum detoks, yang biasa diredam dengan obat kimiawi.
  2. Proses Penyembuhan . Pada fase ini, tubuh perlu mengeluarkan dahulu apa yang disimpan selama ini, kemudian kesehatan akan membaik.

Ragam Detoksifikasi

Tidak hanya lewat meminum obat dan jus, ada juga jenis detoks lainnya yang bisa dicoba!

Mini Detoks
Dilakukan dengan minum jus saja untuk makan pagi sampai tengah hari. Setelah lewat tengah hari, baru makan besar seperti biasa. Cocok untuk pemula yang tidak siap melepaskan makanan berprotein hewani dan karbohidrat secara drastis.

Mono Detoks
Ada juga detoks yang dilakukan dengan meminum jus saja selama 24 jam pertama. Dari pagi sampai esok hari, hanya mengonsumsi satu jenis jus, misalnya pepaya atau apel saja, plus air putih.

Detoks Sempurna

Meminum beberapa jenis jus yang diperlukan untuk memperbaiki organ dalam kurun waktu tertentu, tanpa konsumsi makanan padat lainnya sehingga pencernaan beristirahat sempurna.

Detoks Campuran

Mirip dengan detoks sempurna, tapi boleh mengonsumsi sumber nabati padat, seperti buah potong. Sehingga pencernaan tidak istirahat sepenuhnya. Namun kerja organ ekskresi relatif tetap ringan.

Untuk mengetahui ragam detoks, silakan baca link di bawah ini.

detoks praktis di akhir pekan
pikiran dan jiwa perlu detoks juga
detoks tak mungkin sepotong-potong
sehat dan bugar berkat detoksifikasi

search terms :

detox buah 3 hari,langsing dengan terapi air putih,kinohimitsu indonesia,terapi detoksifikasi,obat detoksifikasi,jus buah untuk kurus,terapi detoks,manfaat kinohimitsu,tips detoks apel,detoks jus 3 hari,jus pembersih ginjal,cara minum kinohimitsu detok,pembersihan kolon,langsing dengan jus,juice langsing,detox dengan apel,detox apel,detoksifikasi usus,Gejala jika racun dalam tubuh meningkat,apa yg dimaksud toksin dan apa bahayanya bagi tubuh,tanaman yang bisa membuat badan menjadi langsing dengan cepat,cuci usus alami,TERAPI AIR PUTIH LANGSING,detok usus,detoks 3 hari,menu detoksifikasi kolon,manfaat kinohimitsu jus,membersihkan ginjal secara alami,jus untuk detoksifikasi,detox harga kinohimitsu indonesia,detoks buah cepat langsing,detoks buah 3 hari,detoks apel,manfaat terapi hidrokolon,jus untuk kurus,kinohimitsu juice,jus terapi untuk detoks,buah pencuci perut,testimoni kinohimitsu indonesia,Www apa kinohimitsu juga bisa buat kulit berjerawat com,apa obat buat keluarkan racun dalam tubuh,terapi detoksifikasi tubuh,juice untuk detoksifikasi,jus cuci perut,khasiat kinohimitsu,kinohimitsu untuk batu empedu,kinohimitsu buat apa?,kinohimitsu detox,kinohimitsu detox juice,langsing dg detoksbutton Detoksifikasi Membuat Tubuh Menjadi Sehat Dan Langsing

Filed under: health | · Tags: ,

Leave a Reply

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>