Perilaku anak yang normal tergantung pada umur, kepribadian, perkembangan fisik dan emosional anak. Perilaku anak dapat menjadi masalah jika tidak sesuai dengan harapan keluarga atau jika mengganggu. Perilaku baik atau normal biasanya ditentukan tepat secara social, cultural, dan perkembangan. Tahu apa yang bisa diharapkan dari anak anda pada setiap usia akan membantu anda menetapkan apakah perilaku anak anda normal.
Yang harus dilakukan untuk mengubah perilaku anak
Anak cenderung meneruskan perilakunya jika perilaku itu dihargai dan menghentikannya jika diabaikan. Konsistensi reaksi anda terhadap perilaku anak itu penting karena memberikan hadiah dan menghukum perilaku yang sama pada waktu yang beda bisa membingungkan anak anda. Jika perilaku anak jadi masalah, ada 3 pilihan anda, yaitu :
? Menutuskan perilaku itu tidak masalah karena sesuai dengan umur dan tingkat perkembangan anak anda.
? Berusaha menghentikan perilaku anak dengan mengabaikan atau menghukumnya.
? Memperkenalkan kebiasaan baru yang anda sukai dan kuatkan dengan memberikan penghargaan kepada anak anda.
Menghentikan perilaku salah
Cara terbaik menghentikan perilaku yang tidak diinginkan adalah mengabaikannya. Cara ini paling baik pada periode waktu tertentu. Jika anda ingin perilaku anak langsung dihentikan, coba gunakan cara time out.
CARA MENGGUNAKAN METODE TIME OUT
Tetapkan dimuka perilaku yang bisa menyebabkan time out. Biasanya tantrum, atau perilaku agresif atau berbahaya. Pilih tempat time out yang tidak menarik untuk anak dan tidak menakutkan. Misalnya kursi atau tempat bermain. Jika sedang di luar rumah, gunakan mobil atau area duduk di dekat anda sebagai tempat time out. Jika perilaku yang tidak diinginkan, katakana kepada anak anda, perilaku itu tak bisa diterima dan beri peringatan, bahwa anda akan menghukumnya jika perilaku itu tidak dihentikan. Usahakan tetap tenang dan jangan tampak marah. Jika anak terus berperilaku salah, secara tenang suruh anak pergi ke area time out.
Jika memungkinkan, catat berapa lama anak anda menjalani time out. Atur timer sehingga anak anda tahu, time out selesai. Time out harus sebentar, secara umum 1 menit untuk setiap usia dan harus langsung dimulai sesudah mencapai tempat time out atau sesudah anak tenang. Anda harus tampak dalam penglihatan atau pendengaran anak, tapi jangan bicara dengannya. Jika anak meninggalkan area time out, secara halus kembalikan dia ke area time out dan atur ulang timer. Jika waktu time out berakhir, biarkan anak anda meninggalkan area time out. Jangan diskusikan perilaku buruk, tapi cari cara-cara untuk member penghargaan dan menanamkan perilaku baik sesudah itu.
Mendorong Perilaku Baru yang Diinginkan
Salah satu cara mendorong perilaku baik adalah menggunakan system penghargaan. Cara ini bekerja paling baik pada anak umur 2 tahun. Untuk jajan, perlu waktu 2 bulan. Contoh hadiah yang baik adalah ekstra waktu cerita menjelang tidur, menunda tidur selama setengah jam, snack kesukaan. Untuk anak yang lebih tua, dapatkan poin untuk mainan khusus atau sejumlah kecil uang. Jelaskan perilaku yang diinginkan dan hadiah untuk anak anda. Sebagai contoh, “Kalau kamu pakai piyama dan gosok gigi sebelum acara tv berakhir, kamu boleh tidur lebih lambat setengah jam nanti.”
Ajukan permintaan atas perilaku hanya sekali. Jika anak mengerjakan apa yang diminta, beri hadiah. Anda dapat membantu anak jika perlu tapi jangan terlalu terlibat. Karena setiap perhatian orang tua, bahkan perhatian negative pun sangat dihargai anak, mereka mungkin lebih suka perhatian orangtua dari pada hadiah. Pernyataan transisi seperti, “ Dalam 5 menit waktu bermain berakhir”, akan membantu anda ketika mengajari anak perilaku-perilaku baru.
Sistem ini membantu anda terhindar dari perang dengan anak. Tapi, anak anda tidak dihukum jika memilih perilaku yang anda. Jika dia melakukannya, dia akan mendapat hadiah.

Cara baik member hadiah kepada anak
• Gunakan Jam, Suruh anak anda mengerjakan satu tugas. Atur weker. Jika tugas diselesaikan sebelum timer berbunyi, anak anda mendapat hadiah.
• Bintang kecil, Buat daftar singkat perilaku baik pada label. Tandai table dengan bintang setiap kali anda melihat perilaku baik. Sesudah anak mendapat sejumlah bintang kecil, beri anak hadiah (tergantung umur anak).
• Tanda Baik/Buruk, Untuk waktu pendek (sekitar 1 jam beri tanda pada daftar atau pada tangan anak setiap kali anda lihat dia melakukan perilaku baik. Sebagai contoh, jika lihat anak bermain secara tenang, menyelesaikan masalah tanpa berkelahi, merapikan mainan atau buku, beri tanda. Sesudah sejumlah tanda, beri anak hadiah. Anda juga dapat membuat tanda negative setiap kali anak berprilaku buruk. Jika melakukan hal ini, hanya beri anak hadiah jika terdapat lebih banyak tanda positif di banding tanda negative.
• Waktu Hening, Minta anak anda main secara tenang sendiri atau dengan saudara selama waktu pendek (mungkin 3 menit). Cek anak secara teratur (setiap 2 sampai 5 menit, tergantung umur anak). Beri beberapa menit mereka bermain tenang. Secara bertahap, tingkatkan dari cek perilaku anak setiap 2 sampai 5 menit), tapi terus berikan hadiah setiap kali anak anda bermain tenang dan baik.
Cara Lain Yang Bisa Dilakukan
Buat daftar singkat aturan-aturan penting dan bahas bersama anak. Hindari pertarungan kekuasaan. Jika anda merasa anda bereaksi berlebihan, lebih baik gunakan akal sehat untuk menyelesaikan masalah, kendati pun anda harus konsisten dengan metode hadiah dan hukuman. Hindari terlalu sering melakukan ini karena membingungkan anak.
Terima dasar kepribadian anak anda, apakah pemalu, social, banyak bicara atau aktif. Kepribadian dasar dapat sedikit diubah, tapi tidak terlalu banyak. Hindari situasi yang membuat anak rewel, misalnya menjadi terlalu terstimulir, lelah atau bosan.
Jangan mengkritik anak di depan orang lain. Jelaskan perilaku buruk anak, tapi jangan melabeli anak sebagai buruk. Sering-sering puji anak jika dia pantas menerimanya. Sentuh dia secara penuh kasih sayang dan sering. Anak ingin dan perlu perhatian dari orang tua mereka.
Kembangkan rutinitas dan ritual-ritual, terutama waktu tidur dan waktu makan. Beri tanda transisi (seperti dalam 5 menit, kita semua akan makan). Izinkan anak anda memilih setiap kali memungkinkan. Misalnya anda bertanya, “Apakah kamu ingin pakai piyama merah atau biru mala m ini.”
Ketika umur anak bertambah, mereka mungkin lebih senang terlibat dalam membuat aturan rumah tangga. Jangan berdebat dengan anak tentang perilaku buruk. Undang anak untuk berpartisipasi dalam membuat aturan.
Anak yang belajar, bahwa perilaku buruk tak bisa diterima dan perilaku baik diberi hadiah adalah keterampilan yang tak akan hilang seumur hidup.

Post Update :
Date : Saturday, November 29, 2014 - Sabtu, 29 November 2014