ANEMIA DAN OSTEOPOROSIS BISA DICEGAH DENGAN MENGONSUMSI KACANG HIJAU

 ANEMIA DAN OSTEOPOROSIS BISA DICEGAH DENGAN MENGONSUMSI KACANG HIJAU

ANEMIA DAN OSTEOPOROSIS BISA DICEGAH DENGAN MENGONSUMSI KACANG HIJAU

ANEMIA DAN OSTEOPOROSIS BISA DICEGAH DENGAN MENGONSUMSI KACANG HIJAU. Salah satu sember makanan yang kaya nutrisi yaitu kacang hijau. Selain bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar makanan dan minuman, kacang hijau juga berguna untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Untuk kesehatan kacang hijau bisa mengatasi kurang darah atau anemia dan juga pengeroposan tulang atau osteoporosis.

Tak hanya itu, untuk kecantikan kacang hijau memiliku banyak khasiat, di antaranya bisa menyuburkan rambut. Kacang hijau atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae alias polong-polongan. Dijelaskan oleh Mochamad Rachmat, B.Sc.,S.K.M.,M.Kes, ahli gizi dan dosen Politeknik Kesehatan Depkes Jakarta II, kandungan kacang hijau berdasarkan DKBM (Daftar Komposisi Bahan Makanan), dalam 100 gram kacang hijau mengandung energi 345 kkal, protein 22,2 gr, karbohidrat 62,9 gr, lemak total 1,2 gr, Vitamin A total 157 RE (retinol ekuivalen), thiamin 0,64 mg, vitamin C 6 mg, kalsium 125 mg, zat besi (Fe) 6,7 mg dan posfor 320 mg.

Anemia dan Osteoporosis Kandungan energi dan protein yang tergolong tinggi baik untuk mnecegah kekurangan energi rotein pada anak-anak, seperti kekurangan gizi atau gizi buruk). Kalsium dan posfornya baik untuk mencegah osteoporosis pada usia dewasa dan usia lanjut. Kandungan zat besi pada kacang hijau juga dapat mencegah anemia gizi besi. Kandungan Thiamin (B1) pada kacang hijau membuat bahan makanan ini menjadi sangat populer sebagai makanan tambahan di posyandu dalam bentuk bubur kacang hijau.

Kacang hijau dipercaya dapat membantu proses metabolisme karbohidrat menjadi energi. Kandungan Vitamin B1 juga diyakini dapat meningkatkan selera makan bagi anak-anak yang sulit makan. Vitamin B1 bisa memaksimalkan kerja syaraf. Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 dan oksidasi karbohidrat terhambat adalah penurunan kerja syaraf. Gejala-gejala penurunan kerja syaraf yaitu mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran dan kurang bersemangat. Kebugaran tubuh merupakan modal dasar kecantikan bagi setiap wanita. Kacang hijau dapat menyehatkan dan mempercantik luar dan dalam setiap orang yang gemar mengkonsumsinya.

Penyakit seperti anemia dan osteoporosis pun bisa dicegah karena kandungan zat besi mampu mencegah anemia sedangkan kalsium dan posfor baik untuk mencegah osteoporosis. Vitamin A yang terdapat dalam kacang dapat menjaga kelembaban kulit sehingga kulit tidak mudah keriput karena “dehidrasi”, jernih dan lembut. Intensitas Kacang Hijau tidak harus dikonsumsi setiap hari, sebab prinsip konsumsi yang baik adalah beraneka ragam makanan sehat agar kebutuhan seluruh seluruh zat gizi dapat terpenuhi.

Pada dasarnya kacang hijau dapat dibuat apa saja sesuai selera, namun yang perlu diingat adalah jangan dimasak terlalu lama dalam keadaan suhu tinggi karena dapat merusak Vitamin C, Vitamin A dan beberapa zat gizi lainnya. Jika diolah sebagai makanan berkuah maka konsumsilah beserta kuahnya karena vitamin dan mineral yang terdapat dalam kacang hijau pada umumnya larut air. Kacang hijau yang telah diolah dalam bentuk minuman kemasan atau minuman kaleng memiliki kualitas khasiat yang sama baiknya dengan kacang hijau alami.

Secara umum tidak ada perubahan signifikan dalam hal kandungan zat gizi kacang hijau setelah diolah menjadi minuman kemasan, sepanjang tidak menggunakan teknologi suhu tinggi dalam pengolahannya. Sementara, jika kacang hijau dikonsumsi dengan campuran santan atau ketan hitam tidak akan mengurangi khasiatnya. Santan merupakan sumber energi yang kayak arena kandungan lemaknya, sehingga jika dikonsumsi oleh anak-anak yang amsih dalam pertumbuhan sangat baik. Namun, bagi orang dewasa tidak dianjurkan konsumsi santan terlalu banyak.

Ketan hitam merupakan sumber karbohidrat yang jika dicampur dengan kacang hijau yang merupakan sumber protein akan sangat baik dan saling melengkapi. Akan tetapi, orang yang memiliki gangguan kesehatan seperti DM (diabetes mellitus) tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ketan hitam, karena ketan merupakan bahan makanan yang cepat menyebabkan gula darah meningkat.

Efek Samping Kacang hijau dapat diolah dalam bentuk apapun, asal tidak mengakibatkan rusaknya kandungan gizi kacang hijau dapat pula untuk menjaga kecantikan kulit. Mengenai pengolahan kacang hijau yang dibuat dalam bentuk masker dimana Vitamin A, Vitamin C dan Thiamin yang terkandung didalamnya sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit.

Kulit mungkin bisa mulus atau mungkin tidak bisa mulus, sebab reaksi biologis seseorang berbeda-beda. Mengenai efek samping kacang hijau bahwa secara garis besar tidak akan ada efek samping apapun dari penggunaan kacang hijau sepanjang tidak dicampur dengan bahan-bahan berbahaya atau zat kimia tertentu. Kacang hijau alami sangat aman sebab bukan termasuk alergen. ANEMIA DAN OSTEOPOROSIS BISA DICEGAH DENGAN MENGONSUMSI KACANG HIJAU

Post Update :
Date : Tuesday, September 2, 2014 - Selasa, 2 September 2014