Jun 03 2009

ORGASM FOR WOMEN

Published by sweetspe at 8:01 pm under Education,sex |

Berbeda dengan laki-laki, perempuan memerlukan banyak prasyarat dan syarat agar hubungan seksualnya membuahkan orgasme. Di sinilah pasangan laki-laki banyak mengambil peran. Apa saja yang harus dipahami dan dilakukan pasangan laki-laki sebelum, ketika sedang dan sesudah ritual intim suami-istri?

Fungsi seksual merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam kehidupan perkawinan. Faktor lain yang ikut berperan adalah perasaan cinta, toleransi, financial, pendidikan, budaya, dan nilai-nilai yang dianut serta penghayatan agama. Berfungsi secara optimal atau tidaknya hubungan seksual dalam perkawinan dapat mempengaruhi fungsi-fungsi lain yang kemudian dapat mempengaruhi pula kualitas hidup pasangan suami-istri.

Dalam perkawinan, fungsi seksual dapat berfungsi sebagai sarana prokreasi, rekreasi, komunikasi dan tentunya sebagai bentuk eskpresi rasa cinta dan saying kepada pasangan. Sebagaimana olah raga, hubungan seksual juga dapat meredahkan stress, meningkatkan mood dan meningkatkan harga diri ( self esteem). Ada perbedaan makna hubungan seksual bagi laki-laki dan perempuan, bagi laki-laki, frekuensi atau kuantitas hubungan lebih penting sedangkan kenyamanan atau kualitas hubungan seks lebih berarti bagi perempuan.

Untuk perempuan semakin aktif berhubungan seksual terlebih pada masa monopouse, aliran darah ke daerag vagina, pembuluh-pembuluh nadi dan jaringan daerah tersebut akan tetap terjaga. Selain itu aktivitas seksual yang teratur pada masa ini juga membantu memperlambat mengecilnya vagina, serta mongering dan menipisnya dinding vagina (yang dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual). Efek positif itu terjadi lantaran aliran darah ke organ intim itu tetap baik dan cairan lubrikasi tetap ada.

Karena bagi perempuan kualitas hubungan seksual itu lebih penting, maka tercapainya orgasme mempunyai makna penting. Namun, orgasme yang merupakan puncak dari respons seksual ternyata tidak selalu dapat dialami atau dicapai dalam setiap hubungan seksual. Perempuan lebih terpapar untuk mengalami hal lain. Bila ini terjadi berarti seorang perempuan mengalami suatu kondisi yang disebut sebagai gangguan orgasme, yaitu sulit atau tidak dapat mencapai orgasme. Gangguan itu hadir meskipun telah ada rangsangan seksual yang cukup da telah mencapai fase arousal (perangsangan). Akibatnya pada perempuan yang mengalaminya akan timbulkan perasaan stress.

Perlu bekal pemahaman
Telah lama diketahui bahwa bagi seorang perempuan, hubungan seksual bukan merupakan sesuatu yang dengan sendirinya dapat dilakukan. Diperlukan dari pasangannya. Suasana pendukung itu meliputi rasa nyaman, aman, perhatian penuh, pemahaman tentang hal-hal yang terjadi pada perempuan saat berhubungan seksual serta makna hubungan seksual bagi seorang perempuan. Dengan suasana macam itu, pasangan tersebut dapat membantunya menjadi santai dan nyaman. Dengan demikian sang perempuan akan dapat mencapai orgasme.
Untuk dapat membantu seorang perempuan merasa nyaman dan dapat menikmati hubungan seksual, serta mampu mencapai orgasme, seorang laki-laki perlu terlebih dulu membekali dirinya dengan hal ikwal tentang seksualitas perempuan serta memahami faktor-faktor yang berpengaruh. Di dalamnya termasuk keinginan atau ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangannya, kebutuhan akan suasana tertentu, ritme, gairah yang berkaitan dengan siklus menstruasinya, adanya G-spot, orgasme ganda (multiple orgasme), serta pencapaian orgasme bertambah dengan bertambahnya usia.

Seorang perempuan, untuk dapat mempunyai minat atau gairah seksual diperlukan suasana yang nyaman dan romantis. Suasana itu terutama ditentukan oleh suasana hati, perasaan, dan pikirannya, terutama perasaan terhadap pasangannya. Ia harus benar-benar merasa aman, nyaman dan tentunya memiliki rasa saying dan cinta yang mendalam dengan pasangannya. Jadi bila seorang perempuan sedang terluka hatinya atau jengkel atau marah, rasanya mustahil ia dapat bergairah untuk berhubungan seksual dengan suaminya. Lain halnya dengan laki-laki, minat atau gairah melakukan hubungan seksual tidak tergantung dari suasana hati atau perasaan terhadap pasangannya.

Terkait dengan siklus menstruasinya, banyak perempuan yang mempunyai gairah meningkat pada hari-hari menjelang menstruasi. Namun banyak pula perempuan yang pada hari-hari tertentu dalam setiap bulannya mengalami perasaan tidak berminat melakukan hubungan seksual. Hai itu normal, karena kondisi hormonal setiap perempuan bervariasi.

Perempuan maupun pasangan juga perlu mengetahui dengan baik adanya G-spot. Inilah daerah seperti sebuah titik yang terletak di dinding depan vagina. Bila diraba, seorang perempuan mula-mula akan merasakan seperti akan berkemih, bila dirangsang, titik itu akan membengkak dan pearangsangan yang terus-menerus dapat diikuti orgasme yang intense pada vaginanya (disebut orgasme vaginal).

Pada perempuan terdapat orgasme vaginal dan orgasme klitoris. Orgasme klitoris dicapai dengan merangsang klitoris. Orgas klitoris dicapai dengan merangsang klitoris. Sebagian perempuan tidak suka bila klitorisnya dirangsang. Mereka merasa bahwa orgasme yang dicapainya bukan karena perangsangan klitoris namu karena vaginanya yang terangsang. Orgasme pada perempuan terjadi sebagai proses gabungan antara orgasme klitoris yang kemudian disusul dengan orgasme vaginal. Jadi sebagai pasangan, seorang laki-laki sebaiknya mempelajari, apa dan bagaimana yang lebih disukai oleh pasangannya.

Perlu diketahui bahwa perempuan kebanyakan bisa mengalami orgasme ganda dalam sekali hubungan seksual dengan pasangannya, perempuan akan mengalami orgasme beberapa kali apabila terus adanya rangsangan di daerah zenitalnya. Itulah bedanya dengan laki-laki dimana laki-laki hanya akan mengalami orgasme sekali yang biasanya bersamaan dengan terjadinya enjakulasi. Untuk mendapatkan orgasme yang berulang bagi laki-laki diperlukan waktu minimal 30 menit untuk membangkitkan kembali ke kondisi ereksi kembali.

Mengerti cara merangsang
Fasilitas yang bagiamanakah yang diberikan seorang laki-laki dalam mendukung orgasme seorang perempuan? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi agar perempuan bisa mencapai orgasme bahkan multiple orgasme, yaitu :
• Laki-laki yang benar-benar disukai, disayang dan dicintai seorang perempuan
• Suasana yang romantis yang tercipta sebelum dan selama hubungan seksual terjadi.
• Lingkungan yang nyaman, baik di rumah maupun di sekitar kamar tempat tidur yang nyaman dan bersih sangat membantu memberikan rasa nyaman bagi seorang perempuan.
• Merasa diinginkan dan dihargai, rasa diinginkan dan dihargai dari pasangannya sangat diperlukan bagi seorang perempuan sebagai wujud bahwa dia memang sangat dibutuhkan dan dihargai dari pasangannya.
• Pasangan atau suami mengerti bagaimana cara membuat seorang perempuan terangsang atau bahkan bisa mengalami orgasme. Pasangan mengetahui rangsangan apa yang disukai dari seorang perempuan dan rangsangan yang bagaimana yang dibenci oleh seorang perempuan.
• A good flow of natural lubrication. Seorang perempuan akan lebih nyaman bila dapat mengalami lubrikasi secara alami. Namum apabila tidak bisa karena sudah monopouse, masih ada cairan lubrikasi sintetis yang dioleskan yaitu semacam gel.

search terms :

cache:lOzTozLp2dMJ:sweetspearls com/health/reflection-massage/ syaraf lambung di telapak kaki Share This Post

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Search

Improve the web with Nofollow Reciprocity.