May 27 2009

BILA SUAMI TAKUT ISTRI

Published by sweetspe at 5:44 am under artikel |

Kalau kita lihat tayangan di salah satu televise swasta “Pria-Pria Takut Istri”, tampaknya tidak hanya ada di tayangan televise saja, dalam kehidupan sehari-haripun banyak kenyataannya bahwa sebagaian pria takut pada istrinya sendiri.Dalam siklus keluarga, hubungan keluarga dalam diri setiap manusia pada dasarnya terdapat keinginan untuk mendominasi yang lainnya, tetapi tidak semua orang bisa menguasai terhadap orang lainnya. Semua tergantung pada pribadi yang lebih kuat dialah yang akan menang. Dalam perkembangan waktu ke waktu dominasi wanita jaman dulu sangatlah jarang, biasanya pria yang lebih memegang kendali, tetapi sekarang banyak kita lihat bahwa sebagian wanita lebih mendomanasi dan menekan pasangannya. Faktor lain yang menyebabkan wanita mendomonasi pasangannya yaitu faktor keluarga, apabila dalam suatu keluarga seorang ibu lebih mendominasi dalam keluarga secara tidak langsung akan ditiru sang anak yang akan meneladani sang ibu untuk mendominasi keluarganya sendiri apabila si anak sudah menikah. Faktor lain yang menyebabkan wanita mendominasi pasangannya adalah karena penghasilan wanita lebih besar daripada suami. Banyak wanita tidak siap apabila hal ini terjadi, sehingga ia merasa lebih super daripada suaminya. Ini terjadi bukan tanpa alasan, system patriaki membuat pria lebih dominant secara sosial sehingga wanita lalu menyadari ia harus setara agar tidak dilecehkan. Ketika suami kalah secara materi istri menganggap suami tak lebih pandai darinya. Tak masalah apabila wanita ingin maju tetapi jangan sampai tak menghargai suami. Orang yang dominant tidak mempunyai batasan padahal batas adalah kunci relasi yang sehat. Yang patut kita sadari adalah bahwa harta yang paling berharga bukan uang atau benda mewah karena sukses financial bukan segalanya. Solusi untuk permasalahn di atas adalah tanyakan pada diri sendiri kualitas apa yang dimiliki suami sehingga anda menikahnya. Mungkin saja suami memiliki aspek positif lain yang tak dipunyai istri. Kita ketahui orang yang mendominasi biasanya suka mendekte, padahal dalam menjalani pernikahan seharusnya posisi suami dan istri harus setara, sayangnya sifat mendominasi ini cenderung menyebabkan yang lain terpaksa mengalah. Ketika suami tidak suka diatur oleh istri yang dominan, suami akan menurutinya padahal hatinya menolak, tapi apakah suami mengalah dengan rela? Jawabnya belum tentu. Bisa jadi suami mengalah karena tidak ingin rebut dengan istrinya walaupun hatinya dongkol. Padahal kesetaraan dalam hubungan sangatlah penting. Istri harus memikirkan kebahagiaan pasanganya, begitu pula sebaliknya. Bila sudah menikah bukan hanya tentang anda tapi juga pasangan. Istri mendominasi suami, ini gambaran betapa ia tidak menghargai suaminya. Komponen pernikahan justru adalah penghargaan. Mendominasi suami sama saja menginjak-injak suami. Orang yang dominant mencerminkan ketidak dewasaan seseorang secara emosional misalnya tidak mempercayai kesetiaan suaminya sehingga timbul dalam pikirannya ketakutan suaminya selingkuh. Ketkutan ini membuat istri menekan suami secara emosional sehingga suami takut terhadap istrinya. Dampaknya suami akan merasa tertekan di rumah, dia akan mencari alasan untuk mengulur-ulur waktu untuk pulang ke rumah atau pergi pagi-pagi agar terhindar dari konflik dengan istrinya. Kebiasaan baru suami ini akan menambah kecurigaan istri, suami mengharapkan apa yang dilakukan bisa memperbaiki hubungan semkain memperuncing kecurigaan. Bahkan lebih buruk suami justru mencari pelarian dengan benar-benar berselingkuh. Hasilnya intiminasi dalam keluarga semakin berkurang, suami tidak betah dengan omelan istrinya dan ia akan menjauh. Hubungan intim dan komunikasi yang seharusnya terjalin erat akhirnya tinggal cerita. Jadi, agar hubungan rumah tangga yang kita jalin dengan suami yang sudah lama haruslah kita jaga, kunci hubungan sehat adalah adanya batasan yang bisa memberikan rasa nyaman karena istri menghargai suami dan menyayanginya dalam kebebasan yang diberikan bukan karena takut. Untuk menghadapi istri yang super dominan, suami harus benar-benar bisa bersikap tegas dan konsisten. Suami harus berkata “tidak” agar istri tidak terus menindas. Pria harus berani mengklaim bahwa dirinya sebagai kepala keluarga, sekalipun mengundang pertengkaran dan konflik. Memendam permasalahan bukan solusi yang baik, konflik taka pa terjadi justru harus diselesaikan untuk menemukan titik temu dan menyesuaikan visi. Justru pernikahan tanpa konflik banyak yang berada di ujung tanduk. Jadi tak kalah penting yang harus kita lakukan adalah ingat kembali tujuan pernikahan dan mengapa memutuskan memilih menikahi pasangan. Suami harus lebih sigap dan bisa diandalkan. Tak hanya soal penghasilan tapi juga dalam pengambilan keputusan. Komunikasikan mulai hal terkecil untuk mendapatkan solusi terbaik demi kebaikan bersama.

search terms :

suami takut istri,istri tidak menghargai suami,Solusi suami takut istri,suami yang dilecehkan istri,masalah suami suami takut istri,kenapa suami takut istri,pria takut istri,suami yang menekan istri,menghadapi istri yang tidak menghargai suami,menghadapi istri yang dominan,menghadapi istri takut hamil,menghadapi istri dominan,tertekan karena istriku dominan,mengapa suami takut pada istrinya,Mengapa suami takut istri,mengapa istri ingin lebih maju dari suami,tidak suka diatur istri,mengalah isteri suami,menghadapi suami yang suka menekan,menghargai suami,pasangan yang mendominasi,supaya istri menghargai,suami yang bisa diandalkan,supaya istri takut suami,suami mengalah,supaya suami takut istri,solusi apabila suami selingkuh,sex cerita mendominasi,sebab suami takut istri,takut istri,penjelasan hal suami takut kepada istrinya,tips menghadapi isteri yang ingin menguasai suami,ketika suami takut istri,isteri selingkuh suami takut isteri,Harus Bagaimana bila sudah menghargai suami,faktor yang membuat suami merasa tidak nyaman terhadap istri,Faktor suami takut istri,faktor suami bosan,dominasi istri terhadap suami,Dominasi istri dalam rumah tangga,cerita tentang kesetian suami,cara bikin suami tergantung pada istri,batasan mengalah suami kepada istri,apa yang harus dilakukan suami apabila istri selingkuh,alasan suami tertekan,agar suami takut istri,istri dominan suami tertekan,Istri harus takut pada suami,ketekutan suami kepada istrinya,jika istri tidak bisa diatur suami Share This Post

One response so far

One Response to “BILA SUAMI TAKUT ISTRI”

  1. CHOLIDon 28 May 2009 at 7:15 pm

    LUMAYAN BUAT DITIRU

    [Reply]

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Search

Improve the web with Nofollow Reciprocity.