Jan
29
2010
Apa anemia itu? Anemia adalah keadaan dimana kadar sel-sel darah merah dan hemoglobin dalam darah kurang dari normal. Hemoglobin terdapat dalam sel-sel darah merah dan merupakan pigmen pemberi warna merah sekaligus pembawa oksigen dari paru-paru ke seluruh sel-sel tubuh. Oksigen ini akan digunakan untuk membakar gula dan lemak menjadi energy. Hal ini dapat menjelaskan mengapa kurang darah dapat menyebabkanng gejala lemah dan lesu yang tidak biasa. Paru-paru dan jantung juga terpaksa kerja keras untuk mendapatkan oksigen dari darah yang menyebabkan nafas terasa pendek.
Walaupun gejalanya tidak terlihat atau samar-samar dalam jangka waktu lama. Kondisi ini tetap dapat membahayakan jiwa jika dibiarkan dan tidak diobati. Jika anda mengalami gejala lemah lesu berkepanjangan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabny. Anemia biasanya terdeteksi atau sedikitnya dapat dipastikan setelah pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar
[ Read More ]
Jan
27
2010
Diet apa pun tidak akan optimal hasilnya jika polanya tidak sesuai dengan kerja tubuh kita sendiri. Salah satunya adakah jam tubuh. Berat badan yang turun jika disertai kulit kusam , sakit kepala, mudah lelah dsb, bukanlah hasil diet yang benar
Tubuh memiliki jam tubuh alami yang turut mengatur fungsi-fungsi penting tubuh termasuk denyut jantung, suhu tubuh, metabolism, pencernaan, siklus bangun/tidur dan tingkat eneri. Jam ini bergerak dalam satu lingkaran atau siklus 24 jam yng dikenal sebagai irama sirkadian (circadian rhythm). Sirkandian berasal dari bahasa latin circa diem yang secara harfiah artinya sekitar atau kira-kira sat hari atau 24 jam, berpusat di suprakiasmatik nucleus, sekelompok sel yang berada
[ Read More ]
Jan
21
2010
Menurut Dr. dwijo Saputro, SpKJ, gejala yang timbul pada autism bisa sangat ringan (mild), sedang (moderate), hingga parah (severe). Beberapa gejala berikut ini bisa menjadi acuan untuk pemeriksaan lebih lanjut agar gejala autism yang timbul bisa tertangani sedini mungkin, yaitu:
1. Gangguan komunikasi verbal dan non verbal
a. Terlambat bicara atau tidak dapat bicara
b. Mengeluarkan kata-kata yang tidak dapat dimengerti orang lain.
c. Tidak mengerti dan tidak menggunakan kata-kata sesuai konteks.
d. Meniru atau membeo, beberapa anak sangat pandai menirukan nyanyian, nada maupun kata-kata tanpa mengerti artinya.
e. Mimik muka datar, kadang bicaranya monoton seperti robot.
f. Berperilaku seperti anak tuli, tetapi bila mendengar suara yang tidak disukainya ia akan bereaksi dengan cepat.
2. Gangguan interaksi social
a. Menolak atau menghindar
[ Read More ]
Jan
20
2010
Memang tidak ada terapi khusus yang efektif untuk menyembuhkan anak autis. Tetapi, dengan memahami karakteristik dan menggali potensi yang dimiliki, kesulitan anak autis bisa dikurangi dan potensinya bisa dikembangkan agar mereka dapat hidup lebih mandiri.
Memiliki anak autis tidak selamanya berarti dunia seakan runtuh. Pandangan ini anatara lain karena sebagian besar orangtua dengan anak autis terlalu menfokuskan perhatian mereka pada kelemahan yang dimiliki anak, akibatnya, 6potensi tidak tergali secara maksimal, itu yang diungkapkan oleh DR Dr Dwijo Saputro, SpKJ (K), konsultan terapis anak autis di SmartKid, Klinik Perkembangan Anak dan Kesulitan Belajar di Jakarta Barat.
Sebagian orangtua juga sering terlambat mendeteksi kekurangan anak karena hanya mengandalkan pusat-pusat terapi untuk mengatasi masalah yang dialami, dan kurang menggali alternative pengembangan individual dan pengembangan potensi. Padahal jika deteksi dini dilakukan,
[ Read More ]
Jan
15
2010
SULIT BAB? AWAS, KANKER USUS MENGINTAI
Kondisi tubuh yang sehat salah satunya ditandai dengan system pencernaan yang terdiri dari kolon/usus besar dan usus halus/usus kecil yang bekerja dengan baik. Bagian akhir dari system pencernaan ini menyerap cairan dan membentuk serta membuang fases (tinja).
Banyak hal dalam gaya hidup modern kita yang memaksa usus besar menghadapi kebiasaan-kebiasaan yang tidak alami, seperti makan terburu-buru, makan tidak teratur, dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan olahan, pada gilirannya berakibat pada kondisi sulit buang air besar (BAB). Padahal jika kita ingin usus besar bekerja dengan benar, maka kita harus melakukannya dengan benar pula yaitu dengan mengikuti asas-asas diet yang tepat.
Terus Bertambah
Hasil temuan ‘The American Journal of Gastroenterology’ pada tahun 2003 menyebutkan bahwa semakin sering sulit BAB, maka semakin tinggi resiko terkena kanker usus. Hasil ini sejalan dengan hasil penelitian Fred Hutchison
[ Read More ]
Jan
14
2010
Stress dan penyakit akan mengganggu proses detoks, sebaliknya jika proses detoks terganggu akan memicu stress dan penyakit. Bak lingkaran setan.
Sepanjang hidup kita selalu terpapar stress. Akibatnyam fungsi system tubuh menurun menyebabkan penyakit dan kematian. Berikut adalah bentuk stress yang dialami setiap orang.
1. Stress yang di dapat sejak lahir. Pada saat kelahiran, terjadi kontraksi rahim ibu, pemakaian alat bantu, sampai tindakan operasi. Semua menghasilkan stress yang tidak disadari. Stress terus berlanjut sampai bayi tumbuh kembang dengan pengalaman terjatuh, terpukul, terkilir sampai terjadi kecelakaan.
2. Stress Biokimiawi merupakan stress yang paling banyak terjadi saat ini, paling banyak menjadi sumber gangguan kesehatan. Kandungan oksigen udara bebas yang makin menipis, pemakaian bahan kimia (pupuk, pestisida, obat-obatan, zat additives, pesatnya produk industry), semua itu berefek “racun” bagi tubuh.
[ Read More ]
Jan
13
2010
Barangkali anda pernah mengalami saat-saati seperti ini, ketika tubuh terasa tidak segar padahal baru bangun tidur. Saat dibawa melangkah dan beraktivitas pun rasanya begitu berat. Anda memang tidak sakit, tapi juga tidak merasa benar-benar sehat. Jika hal itu terjadi sudah tiba saatnya bagi anda untuk melakukan detoks atau pembersihan racun tubuh. Di samping gejala-gejala tersebut masih ada gejala lain bisa dijadikan pertanda bahwa detoks harus mulai dilakukan seperti sakit kepala, berjerawat, kulit kusam dan sebagainya.
Secara alami, tubuh kita juga selalu melakukan detoks. Tetapi jika paparan toksin banyak dari yang biasa dikeluarkan tubuh, perlu dibantu dengan program detoks untuk membuat pembuangan racun lancar. Program detoks yang baik memang harus dilakukan secara teratur. Patut diingat bahwa toksin dalam tubuh telah terakumulasi selama bertahun-tahun dan tidak mungkin bisa langsung dibersihakan hanya dalam waktu beberapa hari saja melakukan
[ Read More ]
Jan
10
2010
Bagi pembenci aroma petai, tak terbayang apa enaknya lalap petai muda yang krecus-krecus renyah. Tapi, bagi yang menyukainya, rasa petai pasti luar biasa nikmatnya. Petai (Parkia speciosa) kaya senyawa belerang alias sulfur yang menjadikan aromanya sedemikian menusuk. Karena aromanya ini pula, petai sering dicampurkan ke dalam masakan seperti botok atau sayur lodeh, sebagai “pengharum”.
Para peneliti memuji petai sebagai biji-bijian yang kaya antioksidan. Zat aktif oksidannya mampu melumpuhkan aktivitas radikal bebas superoksida hingga lebih dari 70 persen. Para ahli berharap akan ada yang tertarik mengekstrak zat aktif petai untuk biang antioksidan pelawan efek penuaan. Hanya saja, jangan nekat makan petai banyak-banyak hanya karena ingin memburu khasiat antioksidannya. Bisa-bisa anda di demo tetangga se RT gara-gara selokan tercemar bau air seni anda.
Dalam petai ditemukan adanya asam amino triptofan, yang di dalam tubuh akan berubah
[ Read More ]
Jan
09
2010
Pare, buah pahit dengan kulit kutilan. Siapa sih yang nggak kenal? Gizinya tidak luar biasa. Tapi…hm sensasi yang ditimbulkan dari rasa pahitnya, jangan ditanya. Kalau nggak, masa sih ada penggemar siomay yang protes ketika nggak kebagian sipmay pare. Harap maklum juga kalau ada pengunjung rumah makan sunda yang nyap-nyap gara-gara tidak menemukan tumis pare. Soalnya, selain memberi sensasi rasa pahit nikmat yang sulit dilukiskan, pare juga membuat makan kita makin bernafsu.
Pare alias paria (Momordica charantia) kaya mineral nabati kalsium dan fosfor. Sebagai sumber karotenoid, pare cukup bisa diandalkan. Untuk bisa tahu jenis-jenis pare. Anda tak perlu jalan-jalan ke pasar becek. Di supermarket sering dipajang beberapa jenis pare, karena masing-masing ternyata sudah punya penggemar tersendiri. Ada pare gendut dan bongsor, warnanya hijau muda atau cenderung pucat, bintil-bintilnya besar-besar. Kalau dimasak rasanya tidak terlalu pahit. Ini
[ Read More ]
Jan
08
2010
Pemakaian antibiotika zaman sekarang makin merajalela. Eksesnya, pemakaian yang salah kaprah bahkan tidak efektif pula. Mungkinkah menggantikan antibiotika dengan herba?
Antibiotika termasuk obat golongan antimicrobial. Berdasarkan cara kerja dan banyak atau sedikitnya jenis bakteri yang bisa dihambat, dikelompokan sebagai antibiotika berspektrum lebar dan sempit. Penggunaan antibiotika yang rasional seharusnya melalui pemeriksaan bakteri yang diduga sebagai penyebab penyakit lalu dilakukan tes sensitivitas untuk mengetahui jenis antibiotika yang cocok.
Tatacara minum antibiotika berbeda menurut jenis antibiotikanya. Ada yang dikonsumsi sebelum makan untuk meningkatkan penyerapan, ada yang sesudah makan karena untuk mengurangi ganguan asam lambung, ada lagi yang cukup diberikan secara dosis tunggal sehari sekali (aturan lainnya misalnya 3 kali sehari, 4 kali sehari dan sebagainya). Sebagai patokan umum antibiotika tidak boleh dikonsumsi
[ Read More ]